URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kerusakan sejumlah fasilitas pendidikan di Ambarawa akibat gempa beberapa waktu lalu diminta untuk segera direhab. Selain faktor keamanan, hal itu menyusul sebentar lagi akan dilaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Pelaksanaan UTS, Dewan Minta Bangunan Sekolah Terdampak Gempa Ambarawa Segera Diperbaiki

Jelang Pelaksanaan UTS, Dewan Minta Bangunan Sekolah Terdampak Gempa Ambarawa Segera Diperbaiki

Jelang Pelaksanaan UTS, Dewan Minta Bangunan Sekolah Terdampak Gempa Ambarawa Segera Diperbaiki

featured-img

UNGARAN – Komisi D DPRD Kabupaten Semarang mendesak agar kerusakan di sejumlah fasilitas pendidikan akibat gempa tektonik di Ambarawa dan sekitarnya bisa segera ditangani. Selain faktor keamanan bagi warga sekolah, hal itu menyusul tak lama lagi akan dilaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS).

“Hasil monitoring kami terdapat tiga gedung sekolah yang terdampak hingga mengalami kerusakan, masing- masing SDN Kupang 01, SDN Lodoyong serta SMPN 3 Ambarawa,” ungkap Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Semarang Joko Sriyono saat dikonfirmasi, Senin (1/11/2021).

Disampaikan Joko, khusus di SMPN 3 Ambarawa bangunan di lantai tiga mengalami kerusakan. Plafon ruang kelas ambrol akibat guncangan gempa tektonik.

“Karena atapnya runtuh, maka ruang kelas tersebut harus dikosongkan. Takutnya bila masih dipakai untuk kegiatan belajar mengajar bisa membahayakan untuk Kegiatan belajar mengajar (KBM),” urainya.

Joko menambahkan total ada lima ruang kelas di SMPN 3 Ambarawa yang harus dikosongkan sementara dan untuk KBM pihak sekolah sementara melaksanakan jam pembelajaran tatap muka (PTM) secara bergiliran.

“Jadi untuk PTM di sekolah, sementara ini ada yang masuk kelas pagi, siang dan sore, sesuai dengan jadwal yang telah dikeluarkan oleh pihak sekolah,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak delapan ruang kelas SMPN 3 Ambarawa mengalami kerusakan pada bagian dinding dan plafon akibat guncangan gempa tektonik.

Delapan ruang tersebut meliputi tiga ruang kelas di lantai dua yakni VII D, VII E dan VII F dan lima ruang kelas lainnya yakni VIII A sampai dengan VIII E di lantai tiga. (win)

BACA JUGA :

Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved