URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pasca-pemilihan legislatif 2024, sejumlah partai politik di Kota Salatiga mulai mengatur strategi untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Selain berupaya membentuk koalisi, partai-partai juga mulai mengidentifikasi calon yang akan diusung.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Pilkada Kota Salatiga, Parpol Mulai Buka Pintu Koalisi

Jelang Pilkada Kota Salatiga, Parpol Mulai Buka Pintu Koalisi

Jelang Pilkada Kota Salatiga, Parpol Mulai Buka Pintu Koalisi

Pilkada
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pasca-pileg 2024, sejumlah partai politik di Kota Salatiga mulai menyusun kekuatan untuk menghadapi Pilkada 2024. Selain koalisi, partai mulai menggadang-gadang calon yang akan diusung. Ketua DPC Partai Gerindra Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, saat ini sedang melakukan penjajakan dengan sejumlah partai politik terkait pembentukan koalisi.

“Gerindra Kota Salatiga buka pintu untuk koalisi dengan partai lain dalam persiapan menghadapi pemilihan Wali Kota dan Wakil di Kota Salatiga,” ungkapnya, Senin (4/3/2024).

“Selain koalisi, kami juga sudah mengantongi nama sosok yang akan dipersiapkan dalam menghadapi kontestasi nanti. Apalagi Pilkada Salatiga juga sudah akan dimulai dalam hitungan beberapa bulan ke depan,” kata Yuliyanto.

Menurut Yuliyanto, dirinya sudah berpengalaman dalam menghadapi pilkada. Sebagai Wali Kota Salatiga yang telah dua periode menjabat, maka sudah memiliki formulasi untuk memenangkan ‘pertempuran’ tersebut.

“Kalau persiapan, tentu harus dilakukan sejak dini dan kami sudah bergerak. Tidak hanya di tataran partai, tapi juga sosialisasi di masyarakat,” ungkapnya. Terpisah, Ketua DPC PKB Kota Salatiga Saiful Mashud mengungkapkan saat ini partainya sedang dalam proses persiapan Pilkada Salatiga.

“Kita berproses, untuk calon nanti pada saatnya akan diumumkan. Meski sudah bisa mencalonkan sendiri dengan lima kursi, kita juga berkomunikasi dengan partai lain,” kata dia. (rief)

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga