URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Satlantas Polres Semarang menggelar layanan servis motor gratis bagi 50 driver ojol di Benteng Willem II, Ungaran, Kamis–Jumat (18–19/9/2025). Kegiatan dipimpin Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy ini bertujuan meningkatkan keselamatan berkendara. Selain servis ringan dan ganti oli, peserta juga mendapat voucher belanja.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jumat Berkah, Driver Ojol dapat Servis Motor Gratis dan Voucher Belanja dari Polres Semarang

Jumat Berkah, Driver Ojol dapat Servis Motor Gratis dan Voucher Belanja dari Polres Semarang

Jumat Berkah, Driver Ojol dapat Servis Motor Gratis dan Voucher Belanja dari Polres Semarang

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy membagikan voucher belanja kepada puluhan driver ojol yang mengikuti servis gratis di halaman Benteng Willem II Ungaran, Jumat (19/9/2025). Foto: win
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy membagikan voucher belanja kepada puluhan driver ojol yang mengikuti servis gratis di halaman Benteng Willem II Ungaran, Jumat (19/9/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Semarang menyelenggarakan layanan servis motor gratis bagi driver ojek online (ojol). Kegiatan ini berlangsung di halaman kompleks Benteng Willem II, Jalan Diponegoro, Ungaran, selama dua hari pada Kamis–Jumat (18–19/9/2025).

Sedikitnya 50 driver ojol mengikuti kegiatan tersebut. Mereka tampak antusias memanfaatkan fasilitas berupa servis ringan hingga ganti oli gratis yang disediakan petugas.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menjelaskan, program ini bertujuan meningkatkan keselamatan berkendara para driver ojol.

“Bukan hanya kesehatan fisik drivernya saja, tapi juga kondisi kendaraannya harus dipastikan baik sehingga aman saat melaksanakan aktivitas sehari-hari. Hal ini berdampak langsung pada keselamatan mereka saat berlalu lintas,” ujarnya, Jumat (19/9/2025).

Selain itu, mereka juga mendapatkan voucher belanja senilai Rp50 ribu. “Semoga bermanfaat bagi teman-teman ojol,” ungkapnya.

Kanit Keamanan dan Keselamatan Satlantas Polres Semarang, Ipda Aprilia, menambahkan kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT ke-70 Polisi Lalu Lintas dengan tema “Lalu Lintas Modern yang Berkeselamatan Menuju Indonesia Emas”.

“Antusiasme driver ojol sangat luar biasa. Hari pertama ada 22 kendaraan yang diservis, sedangkan hari kedua kuota sudah mencapai 25 motor. Sebenarnya tidak ada pembatasan, hanya saja teknisi kami terbatas dua orang sehingga menyesuaikan kemampuan mereka,” katanya.

Ia menekankan, keberadaan ojol memiliki peran penting karena berhubungan langsung dengan masyarakat, baik sebagai pencari nafkah maupun penyedia layanan transportasi.

“Tujuan kami memfasilitasi mereka agar bisa bekerja dengan tenang sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon