URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Karang Taruna Kabupaten Semarang memprioritaskan penguatan akses pendidikan bagi pemuda melalui kerja sama dengan perguruan tinggi. Komitmen ini ditegaskan Ketua Karang Taruna Lugud Endro Susilo saat pengukuhan pengurus di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Minggu (1/2/2026), sebagai upaya mencetak generasi produktif dan berdaya saing.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Karang Taruna Kabupaten Semarang Perkuat Akses Pendidikan Pemuda, Gandeng UNW dan Undaris

Karang Taruna Kabupaten Semarang Perkuat Akses Pendidikan Pemuda, Gandeng UNW dan Undaris

Karang Taruna Kabupaten Semarang Perkuat Akses Pendidikan Pemuda, Gandeng UNW dan Undaris

Bupati Semarang Ngesti Nugraha memberikan ucapan selamat kepada seluruh Pengurus Karang Taruna Kabupaten Semarang Periode 2025-2030 usai dikukuhkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Minggu (1/2/2026) siang. Foto: win
Bupati Semarang Ngesti Nugraha memberikan ucapan selamat kepada seluruh Pengurus Karang Taruna Kabupaten Semarang Periode 2025-2030 usai dikukuhkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Minggu (1/2/2026) siang. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Karang Taruna Kabupaten Semarang memprioritaskan penguatan akses pendidikan bagi pemuda sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang produktif dan berdaya saing.

Komitmen tersebut ditegaskan Ketua Karang Taruna Kabupaten Semarang, Lugud Endro Susilo, usai Pengukuhan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Semarang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Minggu (1/2/2026).

Lugud menyampaikan, di bidang pendidikan Karang Taruna telah menjalin kerja sama dengan Universitas Ngudi Waluyo (UNW) dan Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman (Undaris). Kerja sama tersebut mencakup fasilitasi pendidikan bagi anggota Karang Taruna, penjajakan pembiayaan, hingga dukungan pengembangan karier pemuda.

“Ke depan akan ada fasilitasi pendidikan bagi anggota Karang Taruna, termasuk kesempatan penjajakan pembiayaan dan pengembangan karier pemuda,” ujar Lugud.

Menurutnya, Karang Taruna ingin menjadi wadah bagi pemuda untuk berkembang secara positif, khususnya melalui peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia. Selain pendidikan, Karang Taruna juga fokus pada program sosial dan pemberdayaan yang dijalankan secara sinergis dengan Pemerintah Kabupaten Semarang.

“Dengan bersinergi bersama pemerintah daerah, program yang dijalankan bisa adaptif dan aktif, sesuai kebutuhan pemuda saat ini,” katanya.

Lugud berharap berbagai kegiatan positif, terutama di bidang pendidikan, dapat menjauhkan pemuda dari pengaruh negatif sekaligus mendorong kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menekankan pentingnya memaksimalkan potensi generasi muda, khususnya dalam penguasaan teknologi. Menurutnya, kemampuan tersebut dapat dikembangkan untuk mendukung sektor ekonomi, termasuk pemasaran produk UMKM.

“Anak muda itu melek teknologi. Kembangkan kemampuan IT untuk membantu pemasaran UMKM, sehingga harapannya produk bisa menembus pasar ekspor,” katanya.

Selain itu, Ngesti juga meminta Karang Taruna berperan aktif dalam edukasi dan sosialisasi agar pemuda tidak terjerumus ke perilaku negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, dan aksi trek-trekan liar. (win)

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon