URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas atau didekat wilayah Tambaklorok, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara akan dibangun Sheet Pile untuk mengantisipsi dan mengurangi dampak banjir rob.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Akan Dibangun Sheet Pile Untuk Kurangi Dampak Banjir Rob

Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Akan Dibangun Sheet Pile Untuk Kurangi Dampak Banjir Rob

Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Akan Dibangun Sheet Pile Untuk Kurangi Dampak Banjir Rob

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas atau didekat wilayah Tambaklorok, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara akan dibangun Sheet Pile untuk mengantisipsi dan mengurangi dampak banjir rob.

Sheet Pile atau turap baja adalah salah satu material konstruksi yang berfungsi untuk menahan tanah atau tebing yang kekurangan pohon atau tidak memiliki penahan tanah.

Sheet Pile dibangun menggunakan salah satu jenis beton pracetak yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk dinding yang kokoh menyerupai tanggul.

Pembangunan Sheet Pile ini dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pamali-Juana. “Terkait Sheet Pile yang kemarin itu sudah ditanda tangani oleh pak Menteri PUPR untuk segera berjalan projek itu. Dan sudah diinfo oleh Kepala BBWA hari ini sudah ada pemenang kotraktornya tapi saya ndak tahu siapa pemenang karena itu kan projeknya dihandle oleh PULR dan nanti mungkin ditambah oleh BBWS,” ujar Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu di kantor Kelurahan Tanjung Mas Semarang, Kamis (8/12/2022).

Mbak Ita sapaan akrabnya menjelaskan, proses pengerjaan Sheet Pile telah mendapat jaminan sari kontraktor sehingga sudah mulai dikerjaan. Ita menyebut, anggaran yang dikeluarkan oleh Kementrian PUPR sekitar Rp. 300 miliar dengan target pelaksanaan selesai satu tahun.

“Memang pekerjaan ini kan selama satu tahun tapi dari pak Adek (Kepala BBWS Pamali-Juana) menyampaikan bahwa tidak sampai satu tahun karena memang tidak ada permasalahan yang krusial dari dampak sosialnya dan makanya tadi saya bicara sama warga dari Tambaklorok ini untuk mensuport mendukung karna memang masih ada sedikitlah untuk lahan yang terdampak ini untuk manuver alat mobil projeknya,” paparnya.

“Kami menyampaikan kepada masyarakat untuk mendukung kalaupun nanti ada hal-hal yang tidak pas ini segera dikomunikasikan. Dan kita harap ini menjadi salah satu sarana infrasutruktur yang bisa mengurangi dampak dari rob,” lanjutnya.

Ita menambahkan, selain mengurangi dampak rob di lingkunan masyarakat, pembangunan Sheet Pile ini juga agar memperlancar kegiatan ekspor-impor di Pelabuhan Tanjung Emas. Menurut Ita, Pelabuhan Tanjung Emas adalah salah satu hal yang penting dalam pemasukan ekonomi di Kota Semarang.

“Pelabuhan yang menjadi urat nadi untuk dalam hal investasi jadi kalau disini sudah banyak kegiatan ekspor-impor perdagangan sehingga kalau tidak ada lagi rob ini kan tidak akan menghamba bdari proses perdagangan yang ada khusunya di kota semarang,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara