URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kebakaran di Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) semakin terkendali setelah hujan deras pada malam Minggu. Sejumlah pengungsi yang sebelumnya dievakuasi telah kembali ke rumah masing-masing, sementara pihak berwenang tetap memantau potensi munculnya bara api baru di sekitar area terdampak.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kebakaran Gunung Merbabu Terkendali, Pengungsi Mulai Kembali ke Rumah

Kebakaran Gunung Merbabu Terkendali, Pengungsi Mulai Kembali ke Rumah

Kebakaran Gunung Merbabu Terkendali, Pengungsi Mulai Kembali ke Rumah

Para lansia dan anak-anak Dusun Ngaduman dan Gedong, Desa Tajuk dievakuasi ke posko pengungsian karena terdampak kebakaran TNGMb, Sabtu ( 28/10/2023).

Foto: Istimewa

Para lansia dan anak-anak Dusun Ngaduman dan Gedong, Desa Tajuk dievakuasi ke posko pengungsian karena terdampak kebakaran TNGMb, Sabtu ( 28/10/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kebakaran yang melanda Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb), Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang pada Jumat (27/10/2023) mulai terkendali.

Padamnya sejumlah titik api di kawasan tersebut diperkirakan akibat hujan yang turun dengan intensitas tinggi pada Minggu (29/10/2023) malam.

[custom-related-posts title=”Kabar Terkait :”  order=”DESC”]

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Mediarso Tri Soelistyo mengatakan, dengan kondisi ini sejumlah pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing pada Senin (30/10/2023) siang.

“Sekitar jam 12.00 WIB para pengungsi mengemasi barang-barangnya dan mulai kembali ke kediamannya masing-masing,” ungkap Mediarso, Senin (30/10/2023).

Sementara Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco mengatakan, meski sudah mendapatkan informasi terkait padamnya kebakaran pihaknya masih melakukan pemantauan dan berjaga-jaga di lereng Gunung Merbabu dan permukiman warga terdekat seperti Dusun Ngaduman dan Dusun Gedong, Desa Tajuk.

“Pemantauan diperlukan untuk mengantisipasi masih munculnya bara api yang bisa menyebabkan kebakaran terjadi lagi,” jelas Anang.

Untuk diketahui, sebelumnya para warga di Dusun Ngaduman dan Dusun Gedong, Desa Tajuk dievakuasi dan mengungsi akibat kepulan asap dan abu yang melanda permukiman pada Sabtu (27/10/2023). Sebagian warga diungsikan di Balai Desa Batur dan ke rumah kerabat masing-masing. (win)

BACA JUGA :

Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara