URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Puluhan nasabah koperasi Bahana Lintas Nusantara menggeruduk rumah pimpinan Nicholas Nyoto Prasetyo di Sidorejo, Salatiga, Rabu (1/10/2025). Mereka menagih janji pengembalian modal yang tak kunjung dipenuhi hingga batas 30 September. Aksi dilakukan dengan menduduki rumah, sementara aparat menjaga agar situasi tetap kondusif.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kecewa! Puluhan Nasabah BLN Kembali Geruduk Rumah Nicholas

Kecewa! Puluhan Nasabah BLN Kembali Geruduk Rumah Nicholas

Kecewa! Puluhan Nasabah BLN Kembali Geruduk Rumah Nicholas

Nasabah didepan rumah Niko BLN
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Puluhan nasabah koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) dari berbagai daerah Kembali menggeruduk rumah pimpinan Koperasi tersebut, yakni Nicholas Nyoto Prasetyo di Jalan Merdeka Selatan 54, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, Rabu (1/10/2025) siang.

Mereka datang di kediaman Nicholas sejak Selasa (30/9/2025) malam dengan menggedor-gedor pintu gerbang rumah. Tak hanya itu, mereka juga mencorat-coret tembok rumah besar warna putih milik Nicho tersebut dan menduduki rumah Nicho.[custom-related-posts title=”Kabar terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Salah seorang korban, Moko mengatakan, kedatangan para nasabah ini bertujuan untuk silaturahmi kepada pimpinan BLN Nicholas Nyoto Prasetyo.

“Kita datang baik-baik untuk bertemu dengan Nicho, sebagai pengurus ketua BLN ini. Untuk menagih janji yang mana, katanya, 30 September 2025 akan diselesaikan,” terang Moko.

Namun sampai dengan hari ini, tidak ada realisasi dan penyelesaian terkait dengan uang penyertaan modal dari para nasabah. Selanjutnya, karena sudah buntu para nasabah mendatangi rumah Nicholas yang ada di Kota Salatiga.

“Jadi kami datang ke sini untuk menagih hak kami. Kita bukan mengambil punya Nicho, tapi kami meminta kembali (hak kita),” terang dia.

Dia menegaskan, kedatangan para nasabah dari berbagai daerah ini bukan kemauan sendiri. Namun menagih janji dari Nicho yang sebelumnya menjanjikan permasalahan akan diselesaikan terakhir tanggal 30 September 2025.

Sampai dengan pukul 14.00 WIB para nasabah masih berada di depan rumah Nicholas. Petugas kepolisian, TNI, dan Satpol PP juga berada di lokasi untuk melakukan pengamanan agar para nasabah tidak bertindak anarkistis.

Suasana puluhan nasabah dirumah Niko BLN

BACA JUGA :

Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved