URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimulai pada 11 Juli, tak terkecuali di SMP N 2 Salatiga, yang merupakan sebagai salah satu sekolah percontohan di Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kegiatan MPLS di SMPN 2 Salatiga, Sekolah Akan Terapkan Kurikurum Merdeka

Kegiatan MPLS di SMPN 2 Salatiga, Sekolah Akan Terapkan Kurikurum Merdeka

Kegiatan MPLS di SMPN 2 Salatiga, Sekolah Akan Terapkan Kurikurum Merdeka

Kegiatan MPLS di Smp 2 Salatiga Senin 11 juli 22 (Poto dok hns)
Kegiatan MPLS di Smp 2 Salatiga Senin 11 juli 22 (Poto dok hns)
featured-img

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimulai pada 11 Juli, tak terkecuali di SMP N 2 Salatiga, yang merupakan sebagai salah satu sekolah percontohan di Kota Salatiga.

Kepada media, Kepala Sekolah SMP N 2 Salatiga, Mudjiati mengatakan MPLS kali ini dilakukan secara offline atau tatap muka.

“Ada perbedaan MPLS, kalau tahun sebelumnya karena pandemi jadinya daring atau online, sebagian kecil ada di sekolah dan sebagian besar dirumah masing-masing,” kata Mudjiati.

Menurutnya MPLS kali ini dilakukan SMP N 2 Salatiga selama tiga hari.

“Seharusnya selesai hari rabu besok, tetapi karena ada kegiatan di alun-alun Pancasila untuk siswa jadi mundur satu hari menjadi hari Kamis,” ucapnya.

Sementara itu dalam mass pendaftaran siswa baru tahun 2022 ini ada sekitar 600 anak dan yang lolos seleksi sekitar 240 anak.

“Tahun ini ada pengenalan lingkungan sekolah, baik secara fisik seperti bangunan-bangunan maupun non fisik seperti kegiatan sosial dan lainnya,” paparnya.

“Total keseluruhan kelas tujuh, delapan dan sembilan ada 736 siswa,” imbuhnya.

Kurikulum merdeka diterapkan di SMP N 2 Salatiga mulai tahun 2022.

“Pembentukan karakter, pentas seni dan ibadah serta ada juga materi yang di kolaborasi dengan Dinas Pendidikan seperti kenakalan remaja dan lainnya,” jelasnya.

Kota Salatiga termasuk ke dalam PPKM level 1 membuat Pertemuan Tatap Muka (PTM) dilakukan secara offline.

“Jadi sekarang ini kita lakukan PTM 100 persen minimal enam jam sehari,” ujarnya.

Mudjiati menambahkan pertimbangan jam pelajaran tergantung banyak jam belajar menurut struktur kurikulum.

“Sehingga kami mengambil full struktur kurikulum sekitar 48 jam pelajaran ditambah upacara,” katanya.

Selain itu, meskipun pandemi, sekolah tersebut masih ada beberapa ektrakurikuler yang dilakukan secara langsung atau offline.

“Alhamdulillah tahun kemarin walaupun di masa pandemi sudah banyak yang offline, bahkan saat pandemi ada dua ektrakurikuler yang offline seperti tari dan karawitan,” ungkapnya.

“Jadi walaupun pandemi ektrakurikuler tetap jalan kalau bisa di buat daring ya didaringkan begitu pula sebaliknya,” tambahnya.

BACA JUGA :

Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga