RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kejutan Hari Ibu, Kapolres Salatiga Berikan Bunga dan Coklat ke Penumpang di Terminal Tingkir

Kejutan Hari Ibu, Kapolres Salatiga Berikan Bunga dan Coklat ke Penumpang di Terminal Tingkir

Kejutan Hari Ibu, Kapolres Salatiga Berikan Bunga dan Coklat ke Penumpang di Terminal Tingkir

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari bersama Waka Polres Kompol Arsadi membagikan bunga dan cokelat kepada pengunjung dan penumpang di Terminal Tipe A Tingkir Kota Salatiga pada Minggu pagi (22/12/2024) dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-96.
Foto Arief Rasika
Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari saat berikan bunga dan coklat kepada penumpang di Terminal Tingkir Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ada pemandangan yang beda saat memasuki area tunggu di Terminal Tipe A Tingkir Kota Salatiga, Minggu (22.12.2024) pagi. Bertepatan dengan peringgatan Hari Ibu ke 96, Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari bersama Waka Polres Kompol Arsadi sengaja datang ke Terminal Tingkir untuk mengecek sejauh mana kesiapan terminal dalam rangka menghadapi Nataru 2024.

Disela sela kegiatan, kapolres datang membawa bunga dan coklat untuk dibagikan kepada pengunjung dan penumpang khususnya untuk kaum hawa.

“Usai dari kegiatan di Mapolres, saya dan pak Waka langsung ke terminal, berikan bunga kepada ibu ibu” ujar Kapolres.

Menurut Kapolres Pemberian bunga dilakukan karena bunga sebagai simbol, setiap wanita menyukai bunga sebagai bentuk keindahan dan kelembutan seorang ibu.

“Dalam rangka hari ibu ke 96 kita berdoa kepada ibu ibu diseluruh Indonesia, agar semakin kuat dan sehat dalam menghadapi kenyataan, sedangkan Coklat lambang manis, maka mulailah dengan sesuatu yang manis” ujar Kapolres yang didampingi oleh Kepala Terminal Tipe A Tingkir Kota Salatiga Vicky Chandra Yanuar .

Sementara ibu bagi ibu Dewi (56) Asal Tengaran kabupaten Semarang mengaku terkejut sekaligus terharu dengan apa yang telah dilakukan oleh Kapolres Salatiga. “saya terkejut dan terharu, sebelumnya tidak menyangka akan diberi bunga, anak saya juga diberi coklat secara langsung oleh ibu Kapolres” ujar Dewi yang akan ke Jakarta ini.

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari menambahkan, menjelang Nataru 2024, sejumlah kegiatan telah dilaksanakan, diantaranya pengecekan sejumlah gereja, pengamanan di Posyan, Pospam, juga pelaksanaan Patroli, hal ini merupakan wujud Negara dalam hal ini Polri hadir memberikan jaminan keamanan perayaan Natal dan Tahun Baru.

Aryuni Novitasari saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran