KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Keluarga Lakukan Tabur Bunga di Lokasi Iwan Boedi Ditemukan Meninggal

Keluarga Lakukan Tabur Bunga di Lokasi Iwan Boedi Ditemukan Meninggal

Keluarga Lakukan Tabur Bunga di Lokasi Iwan Boedi Ditemukan Meninggal

SEMARANG – Keluarga mendatangi lokasi ditemukannya jasad Iwan Boedi Prasetijo Paulus yang ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tak utuh dan terbakar bersama motor dinasnya di CV Family Kawasan Marina Kota Semarang, Selasa (20/9/2022) siang.

Disana, istri, anak dan sanak saudara korban mengelilingi tempat sisa-sisa terbakarnya Iwan untuk melakukan tabur bunga diiringi doa bersama. Raut kesedihan dari keluarga terutama Istri korban pun juga masih terlihat di wajahnya.[irp posts=”42794″ name=”Polisi Akan Serahkan Jasad Iwan Boedi ke Keluarga Meski Tak Utuh”][irp posts=”42832″ name=”Keluarga Akan Makamkan Iwan Boedi Meski Jasadnya Tak Utuh”]

“Kita hari ini bersama-sama melakukan tabur bunga dan mendoakan beliau (Iwan). Dan mungkin doa dari anak-anak terakhir disini kalau kita tidak mau kesini lagi karena intinya bapak (Iwan) sudah pulang,” ujar Istri Iwan, Theresia Onee Anggarawati setelah melakukan doa.

Dirinya berharap dalam sesi doa ini, jiwa almarhum bisa tenang di kehidupan selanjutnya. Disisi lain, Onee dan keluarga juga terus berdoa agar kasus yang membuat suaminya meninggal bisa segera terungkap.

Onee berterus terang meminta kepada pelaku agar segera menyerahkan diri untuk bertanggung jawab. Karena, menurutnya hukum timbal balik di dunia itu ada dan berlaku bagi siapapun.

“Tolong pelaku, eksekutor ataupun yang membiayai ataupun otak pembunuhan ini tolong, ada rasa bersalah tolong menyerahkan diri. Saya percaya hukum alam, hukum semesta hukum karma itu ada. Kalian (pelaku) pasti punya keturunan, dan saya yakin akan menangis seperti saya dan anak-anak,” paparnya.

Dalam pantauan, keluarga Iwan Boedi meninggalkan lokasi sekitar pukul 15.00 WIB. Diatas lokasi terbakarnya Iwan juga ada beberapa tangkai bunga yang ditinggalkan oleh keluarganya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP