KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kelurahan Manyaran Siapkan Tempat Pemakaman Bagi Korban Kecelakaan di Magetan

Kelurahan Manyaran Siapkan Tempat Pemakaman Bagi Korban Kecelakaan di Magetan

Kelurahan Manyaran Siapkan Tempat Pemakaman Bagi Korban Kecelakaan di Magetan

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Kelurahan Manyaran menyiapkan tempat pemakaman bagi para korban rombongan bus yang terperosok ke Jurang Lawu di wilayah Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (4/12/2022).

Lurah Manyaran, Kanti Lestari mengatakan, ada enam warganya yang menjadi korban kecelakaan maut itu. Saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan terhadap para korban sembari menunggu kedatangan jenazah.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Para korban masing-masing dari RT 5 yakni Sutardjo dan Fitri sumi istri, Kabul dan Sumiyati juga suami istri dan Sukini. Kemudian Wahid dari RW 1 dan satu orang lainnya bukan warga Manyaran.

“Dari pihak Kelurahan sudah menyiapkan tempat pemakaman khusus untuk korban yang meninggal dunia. Persiapan ini setelah kadapatan informasi data yang sudah meninggal dunia,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Minggu (4/12/2022) petang.

Kanti menerangkan, dari informasi yang ia terima, ada enam dari tujuh korban warganya yang meninggal dunia akibat insiden itu. Sedangkan satu korban lainnya yang merupakan driver bus yang jatuh ke jurang bukan merupakan warga Manyaran.

“Jumlah korban yang kami terima ada 7 tapi yang 1 itu bukan dari Kelurahan Manyaran itu driver dari Kemijen (Kecamatan Semarang Timur). Jadi ada 6 warga Manyaran,” terangnya.

“Kita siapkan di TPU (tempat pemakaman umum) Sasono Loyo Simongan Semarang Barat,” tambahnya.

Para korban yang meninggal diantar ke rumah duka menggunakan mobil ambulance milik Pemerintah Kabupaten Magetan. Keenam jasad korban akan diserah terimakan di kantor Kelurahan Manyaran sebelum disemayamkan di rumah duka.

“Nanti dari Magetan yang akan bawa ke sini dan diserahkan ke Kota Semarang setelah itu dari Kelurahan Manyaran nanti langsung ke RT 5 RW 2 untuk diserahkan ke rumah dukanya masing-masing,” bebernya.

Disisi lain, Kanti menerangkan kejadian ini terjadi ketika rombongan RT 5 RW 2, Kelurahan Manyaran, Kecamatan Semarang Barat hendak berwisata ke Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan Jawa Timur. Ada dua bus yang diberangkatkan dengan kapasitan setiap bus 50 orang.

“Itu ada 2 bus dari RT 5 RW 2 yang mana itu menuju Telaga Sarangan dan kejadiannya itu satu bus sudah di titik lokasi dan satu ini yang mengalami kecelakaan. Satu bus itu 50, hampir seratusan kurang lebih karena dari kapasitas bus yang satu itu 50 jadi kurang lebihnya ada 100 (peserta),” terangnya.

Sebelumnya, kejadian berawal ketika bus pariwisata milik PO Semeru Putra Transindo bernomor polisi H-1470-AG menjemput warga RT 5 RW 2. Setelah semuanya siap, pada pukul 06.30 WIB, rombongan bus tersebut berangkat menuju ke Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan Jawa Timur.

“Tadi rencana ke Telaga Sarangan gitu. Informasinya acara piknik RT nyewa dua bus satu bus 50 jadi 100an kira-kira penumpangnya tapi persisnya kurang tahu total penumpangnya,” papar keluarga korban, Bukhori.

Namun, ketika tiba di lokasi kejadian, salah satu bus itu mengalami kecelakaan lalu lintas. Namun Bukhori mengaku belum mengetahui penyebab bus tersebut bisa terperosok ke Jurang.

“Tadi jam 11.00 WIB, kira-kira ada kabar kalau busnya kecelakaan terus infonya kecelakaan apa nabrak atau gimana ternyata merosok ke jurang. Pak RT pak RW ikut semua pengurus RT ikut semua infonya pak RT pak RW selamat alhamdulillah,” terangnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
[pekok2]