URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
“Persiapkan tim terbaik kalian, dan segera daftarkan pada Piala Gubernur Jawa Tengah Esport 2021 sekarang juga untuk seluruh gamers di Tanah Air,” tulis Ganjar di unggahannya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kembali Hadir Esport Piala Gubernur Jawa Tengah, Total Pizepool Rp 50 juta

Kembali Hadir Esport Piala Gubernur Jawa Tengah, Total Pizepool Rp 50 juta

Kembali Hadir Esport Piala Gubernur Jawa Tengah, Total Pizepool Rp 50 juta

featured-img

SEMARANG – Untuk seluruh gamers Tanah Air, siapkan tim kamu mulai hari ini. Pasalnya dari tanggal 1 sampai 14 November bakal hadir Piala Gubernur Jawa Tengah Esport 2021. Tidak main-main, event untuk game Mobile Legend ini merebutkan total hadiah Rp 50 juta.

Lewat unggahan di akun media sosialnya, Ganjar mengatakan bahwa event ini ada dua kategori yang dipertandingkan, yaitu untuk man player dan ladies player. Kategori man player, dijelaskan oleh Ketua Penyelenggara, Wawan Setiawan total hadiahnya Rp 40 juta. Sementara untuk ladies player Rp 10 juta.

“Persiapkan tim terbaik kalian, dan segera daftarkan pada Piala Gubernur Jawa Tengah Esport 2021 sekarang juga untuk seluruh gamers di Tanah Air,” tulis Ganjar di unggahannya.

Ini merupakan event nasional kedua yang diselenggarakan Ganjar. Untuk tahun lalu, event serupa yang diselenggarakan Ganjar bahkan menarik 1.024 tim dari seluruh penjuru Tanah Air. Waktu itu, Imperial PUB tim dari Pontianak berhasil keluar sebagai juara setelah menumbangkan DG Esport dari Jakarta.

Wawan Setiawan, Ketua Penyelenggara Piala Gubernur Jawa Tengah Esport 2021 mengatakan, untuk event kali ini panitia memutuskan tidak semua tim. bisa mendaftar, ada batasan rentan usia.

“Prinsipnya ini terbuka untuk seluruh tim di Tanah Air, tapi dengan batasan usia minimal 13 tahun sesuai petunjuk dari pengurus PBESI,” kata dia, Selasa (19/10).

Wawan mengatakan dengan diselenggaraknnya event ini harapannya bisa memicu pertumbuhan iklim esport, khususnya di Jawa Tengah agar lebih bagus dan kompetitif. Jika tahun lalu pendaftaran ditargetkan hanya seribu tim, sekarang Wawan menargetkan bisa diikuti dua ribu rim dari seluruh Tanah Air.

“Temen-temen gamers kan perlu ruang berekspresi, ini kebetulan Pak Ganjar memberikan. Apalagi kemarin kan esport sudah masuk pertandingan eksebisi PON di Papua. Jadi kami berpikir, sangat tepat untuk kembali menyelenggarakan perlombaan ini,” kata dia.

Untuk pendaftaran, kata Wawan, saat ini sudah dibuka dan bisa langsung dilihat di akun media sosial Gubernur Jawa Tengah @ganjarpranowo ataupun aku media sosial penyelenggara @bric.esport. “Untuk setiap tim biaya registrasinya hanya Rp 50 ribu,” kata Wawan.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara