URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Keberadaan Kesongo Transit Point, diharapkan bisa menjadi tempat wisata baru di Kabupaten Semarang, pengunjung bisa cuci Mobil sambil melihat gunung, hal ini karena Destinasi wisata di seputaran Rawa Pening terus bertambah seiring menggeliatnya perekonomian pasca pandemi Covid-19.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kesongo Transit Point, Tempat Wisata Baru di Kabupaten Semarang, Cuci Mobil Sambil Lihat Gunung

Kesongo Transit Point, Tempat Wisata Baru di Kabupaten Semarang, Cuci Mobil Sambil Lihat Gunung

Kesongo Transit Point, Tempat Wisata Baru di Kabupaten Semarang, Cuci Mobil Sambil Lihat Gunung

Pengunjung santai menikmati pemandangan, sambil menunggu mobil mereka tengah dicuci (Poto dok Sinta MC)
Pengunjung santai menikmati pemandangan, sambil menunggu mobil mereka tengah dicuci (Poto dok Sinta MC)
featured-img

Keberadaan Kesongo Transit Point, diharapkan bisa menjadi tempat wisata baru di Kabupaten Semarang, pengunjung bisa cuci Mobil sambil melihat gunung, hal ini karena Destinasi wisata di seputaran Rawa Pening terus bertambah seiring menggeliatnya perekonomian pasca pandemi Covid-19.

Berbeda dengan destinasi yang sudah ada, tempat ini memadukan kearifan lokal dengan kondisi kekinian untuk menggaet pengunjung.

Dibuat dengan bahan utama 14 kontainer yang disusun menjadi tiga lantai, Kesongo Transit Point menawarkan pemandangan Rawa Pening dan lima gunung mulai dari Andong, Ungaran, Merbabu, Telomoyo, dan Gajah. “Selain itu, banyak spot yang unik dan keren untuk memanjakan pengunjung,” kata owner Kesongo Transit Point, Retno Margiastuti, belum lama ini.

Menurut Retno Keunikan yang ada, di antaranya disini ditanam 38.000 tanaman Li Kuan Yu berjuntai hijau yang mengelilingi seluruh bangunan. “Rawa Pening ini identik dengan kesejukan, sehingga dengan adanya Li Kuan Yu akan menambah suasana hijau yang ada,” paparnya.

Dia menambahkan, design bangunan yang unik, dengan kontainer sebagai bahan utama juga menjadi ciri tersendiri. “Terbuat dari bekas kontainer dan disulap menjadi tempat nongkrong yang fun dan kekinian. Banyak spot menarik yang bagus dan bisa menjadi lokasi membuat konten para content creator,” Retno.

“Dari bangunan paling atas ini, bisa melihat langsung Rawa Pening dengan latar belakang lima gunung tersebut, jadi ini sangat indah. Apalagi Kesongo Transit Point berada tepat di jalur Semarang-Solo sehingga mudah ditempuh,” papar Retno.

Retno mengungkapkan, saat menikmati menu makanan, pengunjung sekaligus bisa mencucikan kendaraannya. “Carwash disini menggunakan sistem robotic yang modern, jadi kendaraan yang dipakai bisa lebih bersih dan terawat,” ungkapnya.

Suasana lounching Kesongo Transit Point (Vidio by Sinta)

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Heru Subroto mengungkapkan adanya Kesongo Transit Point bisa menjadi alternatif kunjungan wisatawan. “Konsep yang ditawarkan bisa menjadi pengalaman baru untuk wisatawan,” terangnya.

BACA JUGA :

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan monitoring implementasi indikator Desa Antikorupsi di Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (5/8/2026). Ketua Tim Monitoring sekaligus Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Aris Dedy Arham, meminta pemerintah desa lebih tertib menyusun laporan keuangan BUMDes setiap semester sesuai ketentuan, sekaligus memastikan komitmen desa dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
KPK Ingatkan Laporan BUMDes Saat Monitoring Desa Antikorupsi di Banyubiru
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved