URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
“Tipe pemimpin Pak Ganjar yang kami lihat perlu dicontoh oleh pemimpin-pemimpin kami di Jawa Barat,” katan Irfan Suryanagara, ketua rombongan Bamus DPRD Jabar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ketemu Ganjar, Bamus DPRD Jabar; Pak Ganjar Perlu Dicontoh Pemimpin Kami

Ketemu Ganjar, Bamus DPRD Jabar; Pak Ganjar Perlu Dicontoh Pemimpin Kami

Ketemu Ganjar, Bamus DPRD Jabar; Pak Ganjar Perlu Dicontoh Pemimpin Kami

featured-img

SEMARANG – Raut wajah anggota Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Provinsi Jawa Barat sumringah usai bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di kantornya, Selasa (23/8). Keluwesan Ganjar dalam memimpin, membuat suasana antara legislatif dan eksekutif di Jateng berjalan baik.

Irfan Suryanagara, ketua rombongan Bamus DPRD Jabar mengatakan ada perbedaan yang sangat terasa setelah mendengarkan paparan dari Ganjar. Di Jawa Tengah, menurut Irfan, tata cara keputusan bamusnya lebih ringkas.

“Tipe pemimpin Pak Ganjar yang kami lihat perlu dicontoh oleh pemimpin-pemimpin kami di Jawa Barat,” katanya.

Anggota dewan dari Partai Demokrat itu mengagumi kepiawaian Ganjar menjaga komunikasi antara Pemprov dan DPRD Jateng. Menurutnya, itu bukti Ganjar memiliki pengalaman dan mampu mengimplementasikannya dengan baik.

“Ini didukung oleh jam terbang. Saya sebagai anggota dewan yang sudah belasan tahun sangat memahami,” ujarnya.

Di momen pertemuan itu, para anggota Bamus DPRD Jabar menanyakan bagaimana Ganjar mengatur pembahasan Raperda yang berlangsung lama. Ganjar juga sempat ditanya soal Perpres 33 tahun 2020.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam audiensi itu mengatakan komunikasi dijalin dengan mengutamakan relasi. Ganjar yang pernah duduk di kursi legislatif, memahami cara kerja para anggota dewan.

“Sebenarnya gampang, kuncinya komunikasi sehingga jauh lebih baik,” ujarnya.

Tak hanya memberikan masukan, Ganjar pun berterimakasih atas sharing informasi dari Bamus DPRD Jabar terkait jadwal kunjungan kerja.

“Ya tadi sudah saling belajar, alhamdulilah sih yang di Jawa Tengah DPRD-nya support banget gitu ya. Saya kira keduanya saling belajarlah untuk bisa memperbaiki,” tandasnya.

Usai acara, Ganjar mengundang para anggota Bamus DPRD Jabar untuk makan malam di rumah jabatannya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara