KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ketemu Ganjar, Bamus DPRD Jabar; Pak Ganjar Perlu Dicontoh Pemimpin Kami

Ketemu Ganjar, Bamus DPRD Jabar; Pak Ganjar Perlu Dicontoh Pemimpin Kami

Ketemu Ganjar, Bamus DPRD Jabar; Pak Ganjar Perlu Dicontoh Pemimpin Kami

SEMARANG – Raut wajah anggota Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Provinsi Jawa Barat sumringah usai bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di kantornya, Selasa (23/8). Keluwesan Ganjar dalam memimpin, membuat suasana antara legislatif dan eksekutif di Jateng berjalan baik.

Irfan Suryanagara, ketua rombongan Bamus DPRD Jabar mengatakan ada perbedaan yang sangat terasa setelah mendengarkan paparan dari Ganjar. Di Jawa Tengah, menurut Irfan, tata cara keputusan bamusnya lebih ringkas.

“Tipe pemimpin Pak Ganjar yang kami lihat perlu dicontoh oleh pemimpin-pemimpin kami di Jawa Barat,” katanya.

Anggota dewan dari Partai Demokrat itu mengagumi kepiawaian Ganjar menjaga komunikasi antara Pemprov dan DPRD Jateng. Menurutnya, itu bukti Ganjar memiliki pengalaman dan mampu mengimplementasikannya dengan baik.

“Ini didukung oleh jam terbang. Saya sebagai anggota dewan yang sudah belasan tahun sangat memahami,” ujarnya.

Di momen pertemuan itu, para anggota Bamus DPRD Jabar menanyakan bagaimana Ganjar mengatur pembahasan Raperda yang berlangsung lama. Ganjar juga sempat ditanya soal Perpres 33 tahun 2020.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam audiensi itu mengatakan komunikasi dijalin dengan mengutamakan relasi. Ganjar yang pernah duduk di kursi legislatif, memahami cara kerja para anggota dewan.

“Sebenarnya gampang, kuncinya komunikasi sehingga jauh lebih baik,” ujarnya.

Tak hanya memberikan masukan, Ganjar pun berterimakasih atas sharing informasi dari Bamus DPRD Jabar terkait jadwal kunjungan kerja.

“Ya tadi sudah saling belajar, alhamdulilah sih yang di Jawa Tengah DPRD-nya support banget gitu ya. Saya kira keduanya saling belajarlah untuk bisa memperbaiki,” tandasnya.

Usai acara, Ganjar mengundang para anggota Bamus DPRD Jabar untuk makan malam di rumah jabatannya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]