URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
”Jadi informasi masyarakat yang melihat tadi, truk tangki ini dari arah atas (Jatingaleh) itu kepala atau kabinnya sudah dingkluk (menunduk) mengarah ke bawah. Jadi dimungkinkan itu cangkolannya (kunciannya) yang ke body truk itu mungkin lepas,” papar Ipda Suyatno, Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Lalu Lintas (Lantas) Polrestabes Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Keterangan Polisi Soal Truk Pertamina yang Alami Kecelakaan di Turunan Tanah Putih Semarang

Keterangan Polisi Soal Truk Pertamina yang Alami Kecelakaan di Turunan Tanah Putih Semarang

Keterangan Polisi Soal Truk Pertamina yang Alami Kecelakaan di Turunan Tanah Putih Semarang

Ipda Suyatno, Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Lalu Lintas (Lantas) Polrestabes Semarang.
featured-img

SEMARANG – Truk pengkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik pertamina mengalami kecelakaan di Jalan Dr.Wahidin atau turunan Tanah Putih, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari Kota Semarang pada Selasa (2/8/2022) sekira pukul 18.00 WIB.

Akibat insiden lalu lintas ini, satu orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka yang cukup serius. Informasi yang diperoleh, korban yang meninggal yakni kernet truk bernomor polisi E-9296-YB bernama Arzak.[irp posts=”40682″ name=”Truck Tangki Pertamina Alami Kecelakan di Turunan Tanah Putih, Seorang Kernet Meninggal di Lokasi”]

Sedangkan dua korban lainnya masing-masing bernama Nur Yanto sebagai sopir truk dan Dhia Pramana seorang driver ojek online. Nur Yanto mengalami patah tulang pada kaki kanan sedangkan Arzak mengalami patah tulang di tangannya.

“Sopir truk langsung diamankan dan mendapatkan perawatan di Ambulance Hebat untuk kernetnya meninggal dunia di lokasi dan dibawa ke RSUP Kariadi Semarang sedangkan pengendara motor juga sudah mendapatkan perawatan,” ujar Ipda Suyatno, Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Lalu Lintas (Lantas) Polrestabes Semarang kepada awak media di lokasi kejadian.

Lebih lanjut, ia belum mengetahui secara pasti penyebab kejadian ini lantaran kecelakaan tersebut ia ketahui setelah mendapat informasi dari masyarakat. Akan tetapi, dari keterangan sementara yang ia peroleh, tangki bermuatan BBM ini melaju dari arah Jatingaleh menuju kearah Java Mall.

Lalu saat sedang melaju di jalan, kabin truk pertamina ini diduga kurang kencang dalam mengaitkan antara kepala truk dengan body truk. Sehingga ketika di lokasi kejadian dengan kondisi jalan yang turun, kepala truk nyaris terlepas ke depan.

Hal itu membuat sopir truk mengalami hilang kendali dan terperosok ke pekarangan kosong yang berada di sisi kanan atau yang berada di arah yang berlawanan.”Jadi informasi masyarakat yang melihat tadi, truk tangki ini dari arah atas (Jatingaleh) itu kepala atau kabinnya sudah dingkluk (menunduk) mengarah ke bawah. Jadi dimungkinkan itu cangkolannya (kunciannya) yang ke body truk itu mungkin lepas,” paparnya.

“Jadi ketika kabin menunduk, kemudian driver sudah tidak bisa kendali akhirnya menyebrang ke lajur kanan dan masuk ke pekarangan hingga terperosok dan terjadi kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.

Saat terjadi kecelakaan, lanjut Suyatno, truk menabrak seorang ojol yang sedang melintas di lokasi kejadian. Ojol tersebut mengalami luka yang cukup serius dan sudah mendapat penanganan dari tim medis.

“Korban sopir patah tulang, satu meninggal dunia dan driver ojol mengalami luka berat,” jelasnya.

Sementara itu, saksi mata, Sapto mengatakan, dari penuturan sopir truk yang ia tolong menyebut saat kejadian kernet melompat dari kabin truk dengan maksud menyelamatkan diri. Padahal, lanjut dia, sopir truk sudah mengingatkan untuk tetap tenang dan tetap berada di dalam kabin truk.

Akhirnya, kernet truk malah meninggal dunia mengalami luka parah disekujur tubuhnya.”Pada saat menolong saya langsung paksakan komunikasi sama sopir truknya karena kalau tidak sadarkan diri malah bisa membahayakan nyawanya. Yang meninggal satu orang kernetnya karena dia melompat dari kabin padahal sudah diingatkn akhirnya terjepit hingga luka patah di sekujur tubuh,” bebernya.

Disisi lain, Sapto menjelaskan dari penuturan seorang sopir truk pertamina, kejadian bermula ketika truk melaju dari arah Banyumanik menuju ke arah turunan Tanah Putih. Ketika melintas di Gombel, truck sempat mengalami masalah pada mati mesin namun masih bisa diatasi oleh sopir.

Tak hanya disitu, truk kembali mengalami mati mesin di Jalan Kaliwiru akan tetapi masih bisa diatasi oleh sopir truk.”Jadi truknya dari arah Gombel menuju ke bawah. Dua kali sempat perbaikan mesin atau pompa solar juga berhasil,” katanya.

Akan tetapi, lantaran kabin truk yang kurang kencang dalam mengunci sehingga kepala truk bernomor polisi E-9296-YB ini hilang kendali dan terprosok ke bangunan yang berada di sisi kanan atau yang menuju ke arah Jatingaleh.

“Perbaikan mesin yang pertama aman dan kedua juga aman tapi nutup kabinnya kurang kencang sehingga kepala truknya seperti mengangguk lalu gak bisa mengendalikan oleng ke kanan dan akhirnya terprosok. Itu pengakuan dari pengemudinya langsung,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum