[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Keterangan Polisi Soal Truk Pertamina yang Alami Kecelakaan di Turunan Tanah Putih Semarang

Keterangan Polisi Soal Truk Pertamina yang Alami Kecelakaan di Turunan Tanah Putih Semarang

Keterangan Polisi Soal Truk Pertamina yang Alami Kecelakaan di Turunan Tanah Putih Semarang

Ipda Suyatno, Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Lalu Lintas (Lantas) Polrestabes Semarang.

SEMARANG – Truk pengkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik pertamina mengalami kecelakaan di Jalan Dr.Wahidin atau turunan Tanah Putih, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari Kota Semarang pada Selasa (2/8/2022) sekira pukul 18.00 WIB.

Akibat insiden lalu lintas ini, satu orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka yang cukup serius. Informasi yang diperoleh, korban yang meninggal yakni kernet truk bernomor polisi E-9296-YB bernama Arzak.[irp posts=”40682″ name=”Truck Tangki Pertamina Alami Kecelakan di Turunan Tanah Putih, Seorang Kernet Meninggal di Lokasi”]

Sedangkan dua korban lainnya masing-masing bernama Nur Yanto sebagai sopir truk dan Dhia Pramana seorang driver ojek online. Nur Yanto mengalami patah tulang pada kaki kanan sedangkan Arzak mengalami patah tulang di tangannya.

“Sopir truk langsung diamankan dan mendapatkan perawatan di Ambulance Hebat untuk kernetnya meninggal dunia di lokasi dan dibawa ke RSUP Kariadi Semarang sedangkan pengendara motor juga sudah mendapatkan perawatan,” ujar Ipda Suyatno, Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Lalu Lintas (Lantas) Polrestabes Semarang kepada awak media di lokasi kejadian.

Lebih lanjut, ia belum mengetahui secara pasti penyebab kejadian ini lantaran kecelakaan tersebut ia ketahui setelah mendapat informasi dari masyarakat. Akan tetapi, dari keterangan sementara yang ia peroleh, tangki bermuatan BBM ini melaju dari arah Jatingaleh menuju kearah Java Mall.

Lalu saat sedang melaju di jalan, kabin truk pertamina ini diduga kurang kencang dalam mengaitkan antara kepala truk dengan body truk. Sehingga ketika di lokasi kejadian dengan kondisi jalan yang turun, kepala truk nyaris terlepas ke depan.

Hal itu membuat sopir truk mengalami hilang kendali dan terperosok ke pekarangan kosong yang berada di sisi kanan atau yang berada di arah yang berlawanan.”Jadi informasi masyarakat yang melihat tadi, truk tangki ini dari arah atas (Jatingaleh) itu kepala atau kabinnya sudah dingkluk (menunduk) mengarah ke bawah. Jadi dimungkinkan itu cangkolannya (kunciannya) yang ke body truk itu mungkin lepas,” paparnya.

“Jadi ketika kabin menunduk, kemudian driver sudah tidak bisa kendali akhirnya menyebrang ke lajur kanan dan masuk ke pekarangan hingga terperosok dan terjadi kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.

Saat terjadi kecelakaan, lanjut Suyatno, truk menabrak seorang ojol yang sedang melintas di lokasi kejadian. Ojol tersebut mengalami luka yang cukup serius dan sudah mendapat penanganan dari tim medis.

“Korban sopir patah tulang, satu meninggal dunia dan driver ojol mengalami luka berat,” jelasnya.

Sementara itu, saksi mata, Sapto mengatakan, dari penuturan sopir truk yang ia tolong menyebut saat kejadian kernet melompat dari kabin truk dengan maksud menyelamatkan diri. Padahal, lanjut dia, sopir truk sudah mengingatkan untuk tetap tenang dan tetap berada di dalam kabin truk.

Akhirnya, kernet truk malah meninggal dunia mengalami luka parah disekujur tubuhnya.”Pada saat menolong saya langsung paksakan komunikasi sama sopir truknya karena kalau tidak sadarkan diri malah bisa membahayakan nyawanya. Yang meninggal satu orang kernetnya karena dia melompat dari kabin padahal sudah diingatkn akhirnya terjepit hingga luka patah di sekujur tubuh,” bebernya.

Disisi lain, Sapto menjelaskan dari penuturan seorang sopir truk pertamina, kejadian bermula ketika truk melaju dari arah Banyumanik menuju ke arah turunan Tanah Putih. Ketika melintas di Gombel, truck sempat mengalami masalah pada mati mesin namun masih bisa diatasi oleh sopir.

Tak hanya disitu, truk kembali mengalami mati mesin di Jalan Kaliwiru akan tetapi masih bisa diatasi oleh sopir truk.”Jadi truknya dari arah Gombel menuju ke bawah. Dua kali sempat perbaikan mesin atau pompa solar juga berhasil,” katanya.

Akan tetapi, lantaran kabin truk yang kurang kencang dalam mengunci sehingga kepala truk bernomor polisi E-9296-YB ini hilang kendali dan terprosok ke bangunan yang berada di sisi kanan atau yang menuju ke arah Jatingaleh.

“Perbaikan mesin yang pertama aman dan kedua juga aman tapi nutup kabinnya kurang kencang sehingga kepala truknya seperti mengangguk lalu gak bisa mengendalikan oleng ke kanan dan akhirnya terprosok. Itu pengakuan dari pengemudinya langsung,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px