KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kota Salatiga Masuk Dalam Nominasi Kota Kreatif UNESCO 2023

Kota Salatiga Masuk Dalam Nominasi Kota Kreatif UNESCO 2023

Kota Salatiga Masuk Dalam Nominasi Kota Kreatif UNESCO 2023

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Kota Salatiga memiliki beragam kuliner legendaris yang telah ditetapkan dan tercatat oleh Kemenkumham RI sebagai Kekayaan Intelektual Komunal.

Selain itu, Kota Salatiga telah menetapkan 10 tempat makan sebagai “Salatiga Culinary Heritage” yang melalui sejumlah tahapan dan melibatkan beberapa ahli kuliner.

Tahun 2021 lalu, Salatiga juga ditetapkan sebagai Kota Kreatif Indonesia dan mewakili Indonesia dalam nominasi Creative City of Gastronomy UNESCO Creative City Network (UCCN).

Berkaitan dengan Hal tersebut, Kemenparekraf RI menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Selasa (14/2/23) terkait Pendampingan usulan nominasi jejaring kota kreatif UNESCO 2023.

FGD yang diikuti Menparekraf, Kepala Daerah yang diusulkan dan beberapa pembicara tersebut mengusung tema “Menuju Kota Kreatif Dunia”. Kota Salatiga menjadi satu diantara lima kota/kabupaten yang terpilih untuk diusulkan sebagai ‘focal point’ program UNESCO.

Kelima daerah tersebut adalah Kota Salatiga (gastronomi), Kabupaten Bantul (Kerajinan dan seni rakyat), Kota Bitung (gastronomi),Kabupaten Ponorogo (kerajinan dan seni rakyat), dan Kota Surakarta (kerajinan dan seni rakyat).

Kelima kota dan kabupaten memiliki kekuatan dan keunggulan masing-masing pada dua bidang, yakni Gastronomi serta Kerajinan dan Seni Rakyat.

Saat ini, Kemenparekraf/Baparekraf memberikan pendampingan kepada kelima kabupaten/kota dalam mempersiapkan naskah pengusulan ke UNESCO.

Kemudian pada bulan Mei, kelima kabupaten/kota tersebut akan diseleksi oleh Panitia Seleksi Nasional Pengusulan Nominasi Anggota Jejaring Kota Kreatif UNESCO Tahun 2023.

 

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang