KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kota Semarang Raih Penghargaan PPD Tahun 2023 Tingkat Provinsi Jawa Tengah

Kota Semarang Raih Penghargaan PPD Tahun 2023 Tingkat Provinsi Jawa Tengah

Kota Semarang Raih Penghargaan PPD Tahun 2023 Tingkat Provinsi Jawa Tengah

Kota Semarang meraih penghargaan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2023 berkat keseriusan pemerintah setempat dalam menjalankan pembangunan. Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, menekankan pentingnya konsep bergerak bersama dengan program-program prioritas pemerintah pusat dalam setiap perencanaan pembangunan.
Foto: Dok. Pemkot Semarang
Semarang Juara 1 Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Provinsi Jawa Tengah

Semarang – Keseriusan Pemerintah kota Semarang dalam menjalankan pembangunan kembali memperoleh apresiasi. Kamis (13/4/2023) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menempatkan Kota Semarang sebagai juara dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2023 tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Alhamdulillah hari ini saya mewakili Pemerintah Kota Semarang dan teman-teman semuanya menerima penghargaan PPD tahun 2023 yang pada tahun lalu Pemerintah Kota Semarang kan tidak diikutsertakan karena sudah tiga kali berturut-turut menjadi juara,” tutur Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu usai menerima penghargaan di Gedung Gradhika Bhakti Praja Jalan Pahlawan, Semarang.

“Ini juga sedang proses (penilaian) di tingkat nasional mudah-mudahan nanti di tingkat nasional Kota Semarang bisa meraih lagi penghargaan sebagai juara pertama,” imbuh wali kota perempuan pertama di ibu kota Jawa Tengah tersebut.

Mbak Ita, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa pihaknya selalu menerapkan konsep bergerak bersama yang dikaitkan dengan program-program prioritas pemerintah pusat di setiap perencanaan pembangunan. Ini sekaligus menunjukkan bahwa dalam membangun Kota Semarang, Mbak Ita dan jajarannya berkomitmen untuk turut mensukseskan program pemerintah pusat secara optimal.

“Perencanaan (pembangunan) di Kota Semarang ini ada benang merahnya dengan program-program yang menjadi instruksi dari bapak presiden. Ini bisa menjadi role model juga bagi daerah-daerah yang lain,” kata Mbak Ita.

Sementara itu, pada acara tersebut, juara PPD 2023 tingkat provinsi Jawa Tengah untuk kategori kabupaten diraih oleh Kabupaten Temanggung. Selanjutnya, Kabupaten Temanggung dan Kota Semarang akan mewakili Jawa Tengah untuk bersaing dengan daerah-daerah lain di PPD tingkat nasional.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengapresiasi capaian Kota Semarang. Bahkan dirinya yakin jika target pertumbuhan ekonomi Kota Semarang bisa sampai angka 6. “Jadi akumulasi seluruh kesuksesan itu dari seluruh kabupaten dan kota juga. Target pertumbuhan ekonomi kota Semarang mungkin bisa sampai di angka 6. Angka IPM Kota Semarang tinggi. Ini adalah ciri-ciri (karakteristik) kota,” pungkas Ganjar.

BACA JUGA :

Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px