URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kota Semarang sebagai tuan rumah peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2023, siap menyelenggarakan acara puncak yang menarik dengan kehadiran Presiden Joko Widodo. Dalam peringatan ini, anak-anak akan menikmati festival, game, permainan tradisional, dan parade musik. Tema "Anak Indonesia Bangkit Bergerak, Maju Serentak, Selamanya Berdampak" menjadi fokus acara yang berlangsung pada 20-23 Juli 2023 di lokasi ikonik Kota Semarang. P

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kota Semarang Siap Gelar Peringatan HAN 2023 dengan Konsep Fun dan Ceria untuk Anak-anak

Kota Semarang Siap Gelar Peringatan HAN 2023 dengan Konsep Fun dan Ceria untuk Anak-anak

Kota Semarang Siap Gelar Peringatan HAN 2023 dengan Konsep Fun dan Ceria untuk Anak-anak

Foto: Dok. Pemkot Semarang
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat mengikuti rakor persiapan peringatan HAN 2023 bersama dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati beberapa waktu lalu.
featured-img

Semarang – Kota Semarang, sebagai tuan rumah peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2023, melakukan persiapan dan koordinasi agar acara dan puncak peringatan yang akan dihadiri langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo, dan ibu negara pada 23 Juli mendatang berjalan dengan lancar dan sukses. Peringatan HAN 2023 ini akan diselenggarakan dengan konsep yang menyenangkan dan ceria untuk anak-anak.

Dalam puncak acara tersebut, selain acara peringatan, anak-anak juga akan disajikan berbagai festival, game, photo booth, permainan tradisional, parade musik, dan kegiatan menarik lainnya. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menjelaskan hal ini saat mengikuti rapat koordinasi persiapan peringatan HAN 2023 bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Diperkirakan akan ada sekitar 12.000 anak dari seluruh Indonesia yang hadir dalam puncak acara ini, terdiri dari 2.000 anak peserta secara offline (luring) dan 10.000 anak peserta secara online (daring). Selain itu, para pimpinan kementerian/lembaga, forum anak nasional, LSM, NGO, dan penerima penghargaan Kota Layak Anak juga akan hadir dalam puncak peringatan HAN 2023.

Sebelum puncak peringatan, sebanyak 700 anak dari seluruh Indonesia akan mengikuti kegiatan diskusi dan seminar Forum Anak Nasional (FAN) 2023. Selain diskusi, anak-anak juga akan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan seru seperti permainan tradisional, outbond, city tour, dan booth menarik lainnya.

Tema yang diangkat dalam peringatan HAN 2023 adalah “Anak Indonesia Bangkit Bergerak, Maju Serentak, Selamanya Berdampak”. Rangkaian acara HAN 2023 akan berlangsung mulai tanggal 20 hingga 23 Juli 2023, di berbagai tempat ikonik di Kota Semarang seperti Sam Poo Kong, Kota Lama, Masjid Agung Jawa Tengah, dan puncak peringatan HAN 2023 akan digelar di Lapangan Simpanglima Semarang.

Hevearita G Rahayu, yang akrab dipanggil Mbak Ita, menyatakan bahwa pihaknya siap untuk memenuhi berbagai kebutuhan khusus anak, termasuk dalam hal menu makanan, selera musik, fasilitas olahraga, ibadah, dan pendampingan anak. Mereka juga telah menyiapkan Liaison Officer yang berpengalaman dalam menghadapi acara berskala nasional.

Sebelumnya, Kota Semarang dipilih sebagai tuan rumah peringatan HAN tahun 2023 karena dianggap memiliki komitmen yang kuat dalam menangani isu perempuan dan anak, seperti yang diungkapkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati, saat kunjungannya ke Balai Kota Semarang pada bulan Februari lalu.

BACA JUGA :

Komunitas relawan di kawasan lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Semarang, menggalakkan patroli Kejantara sebagai langkah antisipasi terhadap kebakaran hutan. Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) merupakan wilayah yang rentan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau. Relawan bekerja sama dengan TNGMb untuk mengaktifkan patroli Kejantara dan telah menyiapkan berbagai peralatan penanganan kebakaran, termasuk bak penampungan air hujan.
Merbabu Dijaga Ketat Saat Kemarau, Posko 24 Jam Disiapkan hingga Pompa Air Berdaya Jangkau 3 Kilometer
Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar Olimpiade Aksi dan Syiar Ekonomi Syariah (OASE) 2026 di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kota Semarang, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi transformasi Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) ini melibatkan pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi syariah yang inklusif melalui edukasi dan berbagai kompetisi.
BI Jateng Perluas Literasi Ekonomi Syariah Lewat OASE 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga