URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kartu identitas Babinsa Bener Koramil Tegaran, Kodim 0714/Salatiga Serda Ribut Wuryanto disalahgunakan penipu untuk memperdaya korbannya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

KTA Babinsa Bener Disalahgunakan Orang Tidak Bertanggung Jawab, Pasca Korban Transaksi di Medsos

KTA Babinsa Bener Disalahgunakan Orang Tidak Bertanggung Jawab, Pasca Korban Transaksi di Medsos

KTA Babinsa Bener Disalahgunakan Orang Tidak Bertanggung Jawab, Pasca Korban Transaksi di Medsos

featured-img

Kartu identitas Babinsa Bener Koramil Tegaran, Kodim 0714/Salatiga Serda Ribut Wuryanto disalahgunakan penipu untuk memperdaya korbannya. Diperkirakan, lebih dari 100 orang telah menjadi korban dari penipu tersebut.

Ribut mengatakan kejadian tersebut bermula sekira empat tahun lalu. Saat itu kakaknya ingin membeli sepeda motor Yamaha RX King yang diketahui dari grup jual beli Facebook. “Penjual berada di Bandung, disepakati harga Rp 7 juta,” jelasnya, Rabu (11/5/2022) saat ditemui di Balai Desa Bener.

Masalah muncul saat penjual tersebut tidak mau diajak bertemu dan minta transferan uang terlebih dulu. “Kakak saya tidak mau, meski saat itu penjual mengaku sudah siap kirim barang di ekspedisi. Prinsipnya ada uang ada barang, karena kemudian marah-marah penjual mengaku sebagai anggota tentara Bandung,” kata Ribut.

Dilain pihak kakak Ribut juga menyampaikan bahwa adiknya anggota TNI. Hingga kemudian kartu identitasnya difoto dan dikirim ke penjual tersebut. “Transaksi jual beli batal, karena kakak saya tidak mau tertipu, tidak mentrasfer uang,” kata Ribut Wuryanto

Ternyata masalah baru muncul. Selang beberapa waktu, beberapa orang melakukan konfirmasi kepada Ribut karena merasa tertipu dalam jual beli sepeda motor. “Jadi penjual tersebut mengaku sebagai saya, padahal saya tidak pernah menjual motor. Tak hanya satu-dua orang, sejak saat itu hingga saat ini mungkin lebih dari 100 orang. Habis lebaran ini aja ada tiga orang yang menanyakan soal jual beli itu kepada saya,” papar Ribut.

Babinsa Bener Serda Ribut saat diwawancarai media

Ribut mengatakan modus yang dilakukan penipu tersebut adalah jual beli sepeda motor Beat, Vario, dan RX King. “Dia menawarkan kisaran harga Rp 5 juta sampai Rp 8 juta. Dan selalu mengatakan barang sudah siap kirim di jasa ekspedisi,” paparnya.

Dia mengaku merasa dirugikan dengan kejadian tersebut dan sudah melapor ke Polres Semarang. “Saya juga sudah dikonfirmasi dan klarifikasi ke pimpinan saya terkait kejadian ini, karena pelaku sudah membawa nama institusi saya sebagai anggota TNI,” jelas Ribut.

Kini Ribut telah menonaktifkan akun Facebook miliknya, karena pelaku mencuri foto miliknya untuk memerdaya korban. “Saya dan teman-teman sudah memberi pengumuman terkait hal ini agar tidak ada korba baru lagi,” tegasnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara