URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, merasa terkesan saat disambut dengan Tarian Topeng Ireng oleh siswa kelas VIII dan IX saat mengunjungi SMP Negeri 10 Salatiga pada Rabu, 12 Maret 2025. Kunjungan yang didampingi oleh Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti, ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada siswa agar tetap semangat belajar dan berakhlak mulia, terutama dalam menghormati orang tua serta guru.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kunjungi SMP 10 Salatiga, Nina Agustin akui Terpesona Topeng Ireng

Kunjungi SMP 10 Salatiga, Nina Agustin akui Terpesona Topeng Ireng

Kunjungi SMP 10 Salatiga, Nina Agustin akui Terpesona Topeng Ireng

Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, merasa terkesan saat disambut dengan Tarian Topeng Ireng oleh siswa kelas VIII dan IX saat mengunjungi SMP Negeri 10 Salatiga pada Rabu, 12 Maret 2025. Kunjungan yang didampingi oleh Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti, ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada siswa agar tetap semangat belajar dan berakhlak mulia, terutama dalam menghormati orang tua serta guru.
Foto dok IST
Nina Agustin saat kunjungi SMPN 10 Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin mengaku sangat terkesan, saat memasuki gerbang SMP Negeri 10 langsung disambut Tarian Topeng Ireng yang dipersembahkan oleh kelompok siswa kelas VIII dan IX. Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa ibadah puasa tidak menyurutkan semangat para siswa untuk belajar dan beraktivitas.

Kunjunganya tersebut didampingi Sekda Kota Salatiga Wuri Pujiastuti. “Tentunya saya merasa bangga dan berbahagia dapat membersamai masyarakat Kota Salatiga. Seperti halnya pada hari ini, bisa bertemu dengan para siswa dari SMP Negeri 10 Salatiga. Sebagai seorang ibu, jika bertemu dengan anak-anak, tentunya naluri keibuan saya muncul. Naluri untuk membimbing, mendidik dan menasihati,” ucap Nina Rabu (12.3.2025).

Nina berpesan kepada siswa SMP Negeri 10, agar terus bersemangat menjadi pribadi yang tangguh serta berbudi luhur. Dan tak kalah penting adalah taat serta menghormati orang tua dan guru, karena guru sejatinya merupakan pengganti orang tua ketika di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Nunuk Dartini, menyampaikan bahwa SMP Negeri 10 terletak di Kecamatan Argomulyo dengan jumlah siswa kurang lebih 750 anak. Meskipun agak jauh dari pusat kota, tetapi muridnya tetap banyak dan termasuk sebagai salah satu sekolah favorit. Sebab, guru dan murid di SMP Negeri 10 ini sangat inovatif, salah satunya adalah program ‘One Day One Ndog’.

“Program one day one ndog ini merupakan program makan satu hari satu telur agar semuanya selalu terjaga kesehatannya dan terjaga proteinnya. Dan setiap hari, anak-anak membawa bekal makan siang yang dibuat orang tua mereka dari rumah,” jelas Nunuk.

BACA JUGA :

Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved