URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Mbak Google

KABAR RASIKA

LPPNU Gelar Sarasehan, Dorong Petani di Kabupaten Semarang Lebih Maju

LPPNU Gelar Sarasehan, Dorong Petani di Kabupaten Semarang Lebih Maju

LPPNU Gelar Sarasehan, Dorong Petani di Kabupaten Semarang Lebih Maju

Featured Image

Wakil Bupati Semarang Basari saat membuka Sarasehan dan rapat kerja LPPNU kabupaten Semarang digedung BLK Banyubiru minggu 11 april 2021

RASIKAFM – Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) yang Merupakan Lembaga dibawah Jam’iyah Nahdlatul Ulama melaksanakan kebijakan NU dibidang pengembangan dan pengelolaan pertanian, kehutanan dan lingkungan hidup sehingga diharapkan kedepan petani dikabupaten Semarang dapat lebih maju, Kuat, Inovatif Serta Berdikari.

itulah salah satu point penting hasil Sarasehan yang digelar di gedung BLK – Komunitas penggolahan hasil pertanian di Pontren Bustanuth Tholibin RT 3/2 Krajan 1 desa Tegaron kecamatan Banyubiru kabupaten Semarang minggu 11 April 2021 sore.

Kepada rasikafm.com ketua LPPNU kabupaten Semarang Aziz Sulton Abidin menjelaskan jika wilayah Kabupaten Semarang, secara geografis, bentang wilayahnya didominasi areal pertanian, baik pertanian dataran tinggi, dimana banyak gunung juga ada Pertanian Dataran atau areal Pertanian, misalnya luasan areal sawah yang terbentang di Kecamatan Banyubiru, Pabelan, Tuntang, Beringin, Suruh, Susukan dan lainnya. “mayoritas penduduk Kabupaten Semarang berprofesi sebagai Petani/ Pekebun, hal ini tentunya menjadi potensi, peluang sekaligus tantangan yang harus dijawab dan dikembangkan oleh LPPNU” kata Aziz.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=7g5g3LBN_Fw[/embedyt]

Aziz berharap dengan adanya Silaturahmi Kelembagaan dan sarasehan ini bisa Mendorong Petani di Kabupaten Semarang Lebih Maju, Kuat, Inovatif Serta Berdikari.

“kegiatan ini juga merupakan silaturahmi tokoh NU Kabupaten Semarang sekaligus program kerja LPPNU tahun 2021 – 2023 sehingga bisa Merajut kemitraan dengan pihak Pemerintah dan Swasta dalam upaya terciptanya peningkatan SDM dan ekonomi petani” tambahnya .

Wakil Bupati Semarang Basari berharap semua peserta sarasehan bisa memanfaatkan kesempatan untuk mengolah dan menggali semua potensi ekonomi, dibidang pertanian khususnya bagi anggota lppnu bisa memberi masukan demi kemajuan organisasi

“saya berharap usai pertemuan kali ini bisa lebih bermanfaat sehingga membawa kebaikan bagi kaum Nahdliyyin’’ ungkap Basari.

Wakil Bupati menambahkan jika saat ini potensi bagi Petani masih terbuka lebar untuk mengembangkan bisnisnya terlebih saat ini dikabupaten Semarang banyak terdapat pabrik yang menyerap hasil pertanian.

“Kebutuhan akan empon empon dikabupaten Semarang sangat luar biasa namun sayangnya petani kita belum mampu memenuhi permintan pasar” tambahnya

Kepala Disnakertrans Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto mengatakan untuk memenuhi permintaan pasar akan tenaga kerja yang handal dan hasil pertanian yang unggul maka dinas menyediakan BLK termasuk untuk melatih tenaga pertanian dan pemasaranya, menurutnya saat ini ada 2 BLK yang disediakan oleh pemerintah kabupaten semarang di Langensari dan ditengah tengah masyarakat seperti di Bandungan.Dimana masyarakat yang bergerak dibidang pertanian akan di bimbing sampai ke penjualan. “karena yang terjadi saat ini mereka mampu menanam namun tidak bisa menjual dengan harga bagus sehingga saya berharap saat mereka mengikuti pelatihan di BLK bisa lebih serius sehingga hasilnya maksimal dan petani akan lebih sejahtera” ungkap Djarot.

Ketua LPPNU Aziz Sulton Abidin saat paparan di depan peserta

Pantauan Rasika FM acara sarasehan yang berlangsung 3 jam tersebut cukup hangat. Dimana saat acara terjadi interaksi antara peserta dan nara sumber. Peserta menanyakan banyak hal tentang pertanian dan prospek bisnis kedepannya (rief)

BACA JUGA :

Besaran Target Retribusi Sampah di Salatiga Tahun 2026 Rp 3,4 M
Besaran Target Retribusi Sampah di Salatiga Tahun 2026 Rp 3,4 M
Protes kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor disoroti Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit, di kantor DPRD, Jumat (20/2). Ia menjelaskan kebijakan itu dampak UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD dan Perda 1/2024, serta mendorong kajian relaksasi agar tak membebani masyarakat.
Ketua DPRD Salatiga Soroti Kenaikan Pajak, Sebut Memicu Keberatan di Masyarakat
Mahasiswa Asing UKSW Belajar Kewirausahaan di Argotelo Salatiga, Asah Soft Skill dan Pengalaman
Mahasiswa Asing UKSW Belajar Kewirausahaan di Argotelo Salatiga, Asah Soft Skill dan Pengalaman
Pembagian ratusan takjil digelar Tim Pelayanan HAK Paroki St Paulus Miki di depan gereja Jalan Diponegoro, Salatiga, Kamis (19/2) sore. Romo La Sadi Petrus MSF memimpin kegiatan sebagai wujud solidaritas lintas agama, menyambut Ramadan dan masa Pra-Paskah, dengan membagikan takjil kepada pengguna jalan.
Serunya Gereja Paulus Miki Salatiga bagi Takjil di hari Pertama Bulan Puasa 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026

INFOGRAFIS

TERKINI

Jembatan Penghubung Dua Desa di Sumowono Ambrol Dini Hari, 800 Jiwa Terdampak
Jembatan Penghubung Dua Desa di Sumowono Ambrol Dini Hari, 800 Jiwa Terdampak
Jembatan penghubung Desa Pledokan–Desa Duren ambrol akibat hujan deras dan arus sungai yang mengikis pondasi. Peristiwa dijelaskan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan. Kejadian...
Kapolres Semarang Ratna Quratul Ainy menegaskan penindakan tegas terhadap pembuat dan pengedar petasan guna mencegah ledakan dan korban jiwa. Pernyataan disampaikan bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Kantor Bupati Semarang, Ungaran, Senin (23/2/2025). Langkah ini menyusul kasus ledakan di daerah lain. Polisi menggelar operasi, mengungkap dua kasus, dan membuka layanan aduan 110.
Polres Semarang Tindak Tegas Pembuat dan Pengedar Petasan, Dua Orang Ditangkap
Kapolres Semarang Ratna Quratul Ainy menegaskan penindakan tegas terhadap pembuat dan pengedar petasan guna mencegah ledakan dan korban jiwa. Pernyataan disampaikan bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha...
arus mudik 2
Mudik Lebaran 2026: Jangan Hanya Bertumpu Pada Jalan Tol
Pemerintah diminta tak terpaku pada tol dalam menghadapi mudik Lebaran 2026 dengan mendorong perbaikan jalan arteri. Sorotan ini muncul dari data pergerakan 143,9 juta orang dan dominasi mobil pribadi....
Kasus dugaan kredit fiktif Rp3 miliar di Perumda BPR Bank Salatiga memasuki babak baru setelah Kejaksaan Negeri Salatiga menetapkan empat tersangka. Penetapan melibatkan Direktur Utama DS dan staf bank di Salatiga dan Solo, Sabtu (21/2/2026). Penyidik menilai ada kerugian negara, sementara kuasa hukum WH keberatan dan menilai unsur Tipikor belum final. Penyidikan berlanjut disertai penahanan 20 hari.
Pasca Dirut & Staf Bank Salatiga Tersangka, Kredit Fiktif, WH Nyatakan Keberatan
Kasus dugaan kredit fiktif Rp3 miliar di Perumda BPR Bank Salatiga memasuki babak baru setelah Kejaksaan Negeri Salatiga menetapkan empat tersangka. Penetapan melibatkan Direktur Utama DS dan staf bank...
Besaran Target Retribusi Sampah di Salatiga Tahun 2026 Rp 3,4 M
Besaran Target Retribusi Sampah di Salatiga Tahun 2026 Rp 3,4 M
DLH Salatiga menargetkan PAD retribusi sampah Rp3,4 miliar pada APBD 2026. Kepala DLH Yunus Juniadi menyampaikan di Gedung DPRD, Jumat (20/2/2026), capaian RPKP baru Rp180 juta. Kebijakan berlaku sejak...
Muat Lebih

POPULER

Protes kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor disoroti Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit, di kantor DPRD, Jumat (20/2). Ia menjelaskan kebijakan itu dampak UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD dan Perda 1/2024, serta mendorong kajian relaksasi agar tak membebani masyarakat.
Ketua DPRD Salatiga Soroti Kenaikan Pajak, Sebut Memicu Keberatan di Masyarakat
Pembagian ratusan takjil digelar Tim Pelayanan HAK Paroki St Paulus Miki di depan gereja Jalan Diponegoro, Salatiga, Kamis (19/2) sore. Romo La Sadi Petrus MSF memimpin kegiatan sebagai wujud solidaritas lintas agama, menyambut Ramadan dan masa Pra-Paskah, dengan membagikan takjil kepada pengguna jalan.
Serunya Gereja Paulus Miki Salatiga bagi Takjil di hari Pertama Bulan Puasa 2026
Kasus dugaan kredit fiktif Rp3 miliar di Perumda BPR Bank Salatiga memasuki babak baru setelah Kejaksaan Negeri Salatiga menetapkan empat tersangka. Penetapan melibatkan Direktur Utama DS dan staf bank di Salatiga dan Solo, Sabtu (21/2/2026). Penyidik menilai ada kerugian negara, sementara kuasa hukum WH keberatan dan menilai unsur Tipikor belum final. Penyidikan berlanjut disertai penahanan 20 hari.
Pasca Dirut & Staf Bank Salatiga Tersangka, Kredit Fiktif, WH Nyatakan Keberatan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved