KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Marak Ongkos Parkir Mahal Di Tempat Wisata, Satpol PP Semarang Lakukan Sidak

Marak Ongkos Parkir Mahal Di Tempat Wisata, Satpol PP Semarang Lakukan Sidak

Marak Ongkos Parkir Mahal Di Tempat Wisata, Satpol PP Semarang Lakukan Sidak

SEMARANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Semarang melakukan sidak lantaran keresahan masyarakat khususnya wisatawan terkait ongkos parkir yang mahal di tempat rekreasi atau wisata.

Pasalnya seorang warganet mengabarkan bahwa parkir Lawang Sewu untuk sebuah bus harus bertarif sebesar Rp. 350 ribu. Kabar mahalnya tarif parkir itu menjadi sorontan banyak pihak dan membuat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta untuk menindak tempat parkir wisata.

Kepala Satpol Kota Semarang Fajar Purwoto saat melakukan kegiatan menyampaikan jika penindakan itu dilakukan setelah mendapat laporan dari Satpol PP Jateng.

“Karena dapat laporan satu bis ditarik Rp. 350 ribu makan kami koordinasi dengan Kasatpol PP Provinsi untuk sidak,” kata Fajar usai kegiatan Jumat (21/1/2022).

Namun, ia menjelaskan untuk sidak saat ini pihaknya masih belum melakukan penindakan lantaran belum ditemukan pelanggaran. Akan tetapi, dirinya meminta kepada petugas parkir untuk tidak main-main menaikan tarif parkir.

“Tadi pengelola di Lawang Sewu sudah kami minta buat pencatatan apabila nanti melanggar langsung nanti kita dihubungi untuk melakukan tindakan,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi adanya parkir liar itu, Satpol PP Semarang akan datang dalam beberapa hari lagi untuk melakukan pemeriksaan agar wisatawan yang mengunjungi Kota Semarang benar-benar nyaman.

Disisi lain, Fajar menyebut parkir yang viral itu memang di luar ketentuan dari Perwal 37 tahun 2021 dengan tarif roda 2 Rp 3 ribu, roda Rp 4-5 ribu, roda 6 atau lebih Rp 15 ribu.

“Setelah ini mereka harus sesuai perwal apabila mereka melanggar langsung kami ajak siber pungli untuk menindak mereka,” tegas Fajar.

Ia menambahkan, parkir yang di samping Lawang Sewu itu merupakan parkir liar dari luar kewenangan tempat wisata. Sementara untuk wisatawan yang hendak berekreasi alangkah baiknya memarkirkan kendaraanya di Museum Mandala.

“Tidak ada mobil lagi biar mereka di samping atau tempat mana sehingga tidak tambah crowded,” imbuhnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Aisha Sofia Azzahra terpilih sebagai ketua pertama Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Salatiga dalam musyawarah di Gedung DPRD Salatiga, Senin (2/11/2026). Kepengurusan yang dibentuk bersama Masyarakat Vokasi Indonesia (MAVI) tersebut menyiapkan program Salatiga Saling Jaga untuk mencegah perundungan dan mengenalkan jalur pelaporan yang aman bagi siswa.
Aisha Pimpin Forum OSIS SMP Salatiga, Usung Program Pencegahan Perundungan
[pekok2]