URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Memasuki bulan suci ramadan, di Kota Semarang marak terjadinya tawuran atau kontak fisik antar kampung maupun antar kelompok dimana rata-rata dilakukan oleh anak-anak yang masih dibawah umur.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Marak Tawuran Saat Ramadan, Jajaran Polrestabes Semarang Giatkan Patroli

Marak Tawuran Saat Ramadan, Jajaran Polrestabes Semarang Giatkan Patroli

Marak Tawuran Saat Ramadan, Jajaran Polrestabes Semarang Giatkan Patroli

featured-img

SEMARANG – Memasuki bulan suci ramadan, di Kota Semarang marak terjadinya tawuran atau kontak fisik antar kampung maupun antar kelompok dimana rata-rata dilakukan oleh anak-anak yang masih dibawah umur.

Data yang diperoleh, baru tiga hari dari mulai tanggal 3 sampai 5 April 2022 pelaksanaan ibadah puasa, kepolisian telah mencatat setidaknya tiga kali aksi tawuran yang dilakukan oleh antar kampung maupun antar kelompok. Tempat kejadian perkara (TKP) yang pertama terjadi di Karang Kimpul, Kaligawe, Kecamatan Gayamsari.

Lalu TKP kedua terjadi di Jalan Cucut, Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara. Dan TKP yang terakhir berada di wilayah Tlogosari, Kecamatan Pedurungan.

“Untuk tawuran TKP Tlogosari masih dalam proses penyelidikan. Dilihat dari video yang beredar, itu tawuran menggunakan sarung yang kayanya diduga diisi oleh benda,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan, Rabu (6/4/2022).

Ia mengatakan, untuk mengatasi dan meminimalisir aksi tawuran yang terjadi di Kota Semarang, pihaknya akan bekerja sama dengan jajaran Polsek melakukan patroli di tempat-tempat yang sering terindikasi dijadikan ajang kontak fisik antar kelompok.

“Kita akan menggerakan tim patroli dari Polrestabes maupun Polsek jajaran termasuk Tim Elang akan mengamankan titik-titik rawan terjadi aksi tawuran,” paparnya.

Ia menjelaskan, jika aksi tawuran memang sudah terjadi, pihaknya akan langsung melakukan penyelidikan dan upaya penangkapan terhadap orang-orang yang terindikasi tergabung dalam aksi kekerasan tersebut. Hal itu, harus dilakukan untuk memberi efek jera dan hukuman bagi pelaku tawuran.

“Apabila terjadi seperti ini dan apalagi sampai viral, kita akan segera dalami, selidiki dan kita ungkap pelakunya. Dan minimal dengan adanya rilis kasua seperti biasanya bisa memberikan efek jera agar tidak mengulangi tawuran lagi,” terangnya.

Menurutnya, aksi tawuran terjadi karena adanya saling tantang menantang antar kelompok lewat media sosial. Ia pun kuga kaget, dari pengakuan pelaku tawuran yang sudah diamankan, kegiatan kontak fisik yang membahayakan ini adalah tradisi yang sudah lama dilakukan saat memasuki bulan ramadan.

“Ada tantang-tantangan begitu, dikhawatirkan apabila tidak dicegah bisa ada korban. Dari pelaku memang ini dianggap tradisi atau budaya padahal mungkin hanya kebiasaan yang negatif bukan tradisi karena kalau tradisi harusnya yang baik-baik. Kalau ini (tawuran) turun temurun yang dilaksanakan,” ucapnya.

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership pada ajang Solopos Best Brand & Innovation Award 2026 di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mewujudkan pembangunan kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat Jawa Tengah.
Investasi Tumbuh, UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para Ketua PCNU se-Jawa Tengah saat Silaturahim PCNU di Salatiga, Rabu (15/7/2026), sebagai ikhtiar memperkuat persatuan organisasi dan menghadirkan kepemimpinan yang berdaulat, bermartabat, serta bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta