URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan lalu lintas tunggal menimpa mobil Daihatsu Hijet yang dikemudikan Sabani (55) di Jembatan Cengek, Jalan Raya Tingkir–Suruh, Kota Salatiga, Jumat sore. Insiden terjadi akibat pengemudi kurang konsentrasi saat melintas jembatan, menyebabkan kendaraan menabrak pembatas dan menimbulkan luka ringan serta kerugian materiil.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Melamun, Sabani alami Laka Tunggal, Alhamdulillah Korban Selamat

Melamun, Sabani alami Laka Tunggal, Alhamdulillah Korban Selamat

Melamun, Sabani alami Laka Tunggal, Alhamdulillah Korban Selamat

Petugas mengecek mobil yang alami laka
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Tingkir–Suruh, tepatnya di Jembatan Cengek, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jumat (02/01/2025) sore. Insiden tersebut melibatkan satu unit mobil Daihatsu Hijet bernomor polisi H-1448-YA.

Diketahui mobil dikemudikan Sabani, 55 tahun, warga Krajan, Desa Ketanggi, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Darmin melalui Plh Kasi Humas IPDA Sutopo menjelaskan, kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi kurang berkonsentrasi saat melintas di jembatan. Keterangan tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara.

“Kendaraan melaju dari arah Tingkir menuju Suruh. Saat melintas di jembatan, pengemudi diduga kurang konsentrasi sehingga kehilangan kendali dan kendaraan membentur pembatas pengaman jembatan,” jelasnya.

Akibat kejadian itu, pengemudi mengalami luka memar serta lecet pada tangan dan kaki. Korban kemudian mendapatkan perawatan jalan di RSI Tunas Harapan, Kota Salatiga. Polisi memastikan tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat dalam kecelakaan tersebut.

Kerugian materiil akibat insiden itu ditaksir mencapai Rp5.000.000,- (lima juta rupiah). Petugas Satlantas Polres Salatiga yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, penandaan lokasi kejadian, serta memastikan kondisi korban di rumah sakit.

Melalui peristiwa ini, Satlantas Polres Salatiga kembali mengingatkan pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi saat berkendara, terutama ketika melintasi jalur rawan seperti jembatan dan jalan penghubung antarwilayah.

“Kehilangan fokus sesaat dapat berakibat fatal. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama,” pungkas Sutopo

BACA JUGA :

Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon