KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Memungkinkan Direvitalisasi, BPCB Jateng Kaji Struktur Pondasi Benteng Pendem Ambarawa

Memungkinkan Direvitalisasi, BPCB Jateng Kaji Struktur Pondasi Benteng Pendem Ambarawa

Memungkinkan Direvitalisasi, BPCB Jateng Kaji Struktur Pondasi Benteng Pendem Ambarawa

UNGARAN – Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah telah menyelesaikan proses ekskavasi di kawasan Fort Willem I atau Benteng Pendem Ambarawa, Kabupaten Semarang. Kegiatan tersebut dilakukan guna menganalisis dan melakukan kajian terhadap struktur pondasi bangunan bersejarah peninggalan Belanda tersebut.

Kepala Pokja Pemugaran BPCB Jawa Tengah Eri Budiarto mengatakan struktur pondasi Benteng Pendem Ambarawa dinilai masih cukup bagus dan kuat. Sehingga sangat memungkinkan bagi bangunan peninggalan abad ke-19 tersebut untuk dilakukan revitalisasi.

“Sepanjang revitalisasi tersebut tetap mempertahankan arsitektur aslinya, kondisi pondasi bangunan benteng Willem I tersebut masih tetap kuat,” jelasnya saat dikonfirmasi Rabu (6/10/2021).

Menurut Eri kajian dilakukan terkait dengan rencana revitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), terhadap cagar budaya yang dibangun pada periode tahun 1834 hingga tahun 1845 itu

“Revitalisasi harus mempertahankan arsitektur asli bangunan benteng yang juga pernah dijadikan markas besar Tentara Keamanan Rakyat (TKR) di masa revolusi bangsa Indonesia tersebut,” kata dia

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP