URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengimbau siswa mengerjakan Tes Kemampuan Akademik di SMP Plus Al Ittihad, Kabupaten Semarang, Senin (13/4/2026), dengan jujur dan percaya diri karena tidak menentukan kelulusan. TKA digunakan untuk mengukur kemampuan akademik dan evaluasi peningkatan kualitas pendidikan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mendikdasmen: TKA Bukan Penentu Kelulusan, Siswa Diminta Jujur dan Percaya Diri

Mendikdasmen: TKA Bukan Penentu Kelulusan, Siswa Diminta Jujur dan Percaya Diri

Mendikdasmen: TKA Bukan Penentu Kelulusan, Siswa Diminta Jujur dan Percaya Diri

Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat meninjau pelaksanaan TKA di sela acara peresmian revitalisasi satuan pendidikan di SMP Plus Al Ittihad Poncol, Bringin, Kabupaten Semarang, Senin (13/4/2026). Foto: win
Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat meninjau pelaksanaan TKA di sela acara peresmian revitalisasi satuan pendidikan di SMP Plus Al Ittihad Poncol, Bringin, Kabupaten Semarang, Senin (13/4/2026). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengimbau para siswa untuk mengerjakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan jujur, percaya diri, dan penuh kegembiraan. Ia menegaskan bahwa TKA bukan menjadi penentu kelulusan siswa, melainkan untuk mengukur kemampuan akademik masing-masing.

“Kerjakan sesuai kemampuan, dengan penuh sukacita dan percaya diri. Tidak usah takut, karena ini bukan untuk menentukan lulus atau tidaknya, tetapi untuk mengetahui kemampuan kalian sampai di mana,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan TKA di SMP Plus Al Ittihad Poncol, Desa Popongan, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, penentuan kelulusan tetap menjadi kewenangan masing-masing sekolah. Karena itu, siswa diminta tetap semangat mengikuti proses pembelajaran hingga selesai.

“Masih ada pembelajaran yang harus diikuti di kelas masing-masing sampai selesai. Tetap semangat,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA tingkat SMP berjalan lancar tanpa kendala berarti. Selanjutnya, pelaksanaan TKA untuk jenjang SD dijadwalkan mulai pada 20 April mendatang.

“Alhamdulillah TKA untuk SMP hampir semuanya selesai dan berjalan lancar. Tidak ada kendala. Untuk SD akan mulai tanggal 20,” jelasnya.

Ia turut mengapresiasi dukungan dari pihak sekolah dan yayasan, khususnya di lingkungan Pesantren Al-Ittihad, yang telah menyukseskan pelaksanaan TKA.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil TKA memiliki beberapa fungsi, di antaranya sebagai bahan evaluasi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Selain itu, hasil TKA juga akan menjadi salah satu komponen dalam proses penerimaan peserta didik baru.

“Hasil TKA menjadi masukan bagi kami untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia. Sebagian hasilnya juga akan digunakan dalam seleksi masuk ke jenjang berikutnya, bersama nilai rapor,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan