URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rutan Salatiga menggelar berbagai perlombaan tradisional bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam rangka menyemarakkan HUT ke-80 Republik Indonesia pada Sabtu, 16 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh WBP dan petugas melalui lomba estafet tepung, estafet kaos, memasukkan bola ke dalam botol, hingga memecah balon.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Meriah, Warga Binaan Rutan Salatiga Rayakan Lomba Pitulasan

Meriah, Warga Binaan Rutan Salatiga Rayakan Lomba Pitulasan

Meriah, Warga Binaan Rutan Salatiga Rayakan Lomba Pitulasan

Rutan Salatiga menggelar berbagai perlombaan tradisional bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam rangka menyemarakkan HUT ke-80 Republik Indonesia pada Sabtu, 16 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh WBP dan petugas melalui lomba estafet tepung, estafet kaos, memasukkan bola ke dalam botol, hingga memecah balon.
Foto Arief Rasika
Suasana lomba tujuh belasan di Rutan Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA -Menyemarakan Hari Ulang Tahun ke 80 Republik Indonesia, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Salatiga mengikuti berbagai perlombaan ‘Pitulasan’ yang digelar bersama petugas Rutan.

WBP mengikuti berbagai macam lomba tradisional yang digelar diantaranya estafet tepung, bola botol, estafet kaos, adu keahlian memasukan bola kedalam botol hingga lomba memecah balon yang memerlukan kekompakan.

Kepala Rutan Salatiga Anton Adi Ristanto mengatakan berbagai macam lomba yang digelar menjadi cara untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke 80 Republik Indonesia.

“Memeriahkan Hari Kemerdekaan kami adakan berbagai macam perlombaan, tentunya untuk menguatkan rasa kebersamaan antara petugas dan WBP,” ujar Anton Sabtu (16/07/2025).

Anton menjelaskan perlombaan yang kurang lebih digelar selama satu minggu dengan berbagai macam lomba antara lain estafet tepung, estafet kaos, estafet karet, hingga memasukan bola dalam botol cup yang diikuti sangat antusias dan gembira oleh seluruh warga binaan dan petugas.

“Adanya perlombaan ini menjadi momentum untuk memompa semangat dan menumbuhkan rasa nasionalisme serta menguatkan kerjasama yang baik antar WBP maupun petugas,” jelasnya.

Anton menambahkan walaupun dengan keterbatasan, Rutan Salatiga terus berupaya menumbuhkan rasa semangat dan persatuan diantara warga binaan melalui berbagai macam kegiatan sesuai arahan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

Dengan dibubuhi canda tawa, serius tetapi santai, terlihat senda gurau para warga binaan dengan senang mengikuti perlombaan.

Dengan berbagai macam kegiatan ini, Anton berharap menjadi salah satu langkah perlipur lara dengan aneka kegiatan dalam rangka semarak memperingati kemerdekaan, sekaligus menjadi sarana memperkuat toleransi antar WBP maupun petugas.

Sementara itu Eko salah satu WBP menjadi peserta mengaku senang dan bahagia.

“Kami sangat senang dan bahagia walaupun sedang menjalani masa tahanan tetapi bisa turut serta memeriahkan peringatan HUT ke 80 Republik Indonesia,” ucapnya.

Eko menambahkan sangat berterimakasih kepada Bapak Karutan dan jajaran yang telah memberikan sarana prasarana bagi warga binaan untuk mengikuti perlombaan.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Karutan dan jajaran, kami disini dapat mengikuti perlombaan dengan penuh bahagia,” pungkasnya.

Eko saat diwawancara Rasika

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved