URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pesantren Jurnalistik digelar Majelis Pustaka dan Informasi PWM Jawa Tengah di BPSDMD Semarang, 6–7 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti 110 peserta dari MPI kabupaten/kota dan kader literasi guna memperkuat dakwah digital Muhammadiyah melalui pelatihan penulisan berbasis AI hingga videografi mobile untuk menangkal hoaks.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Muhammadiyah Jateng Cetak Ratusan Jurnalis Baru Selama Ramadan

Muhammadiyah Jateng Cetak Ratusan Jurnalis Baru Selama Ramadan

Muhammadiyah Jateng Cetak Ratusan Jurnalis Baru Selama Ramadan

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PWM Jawa Tengah menggelar Pesantren Jurnalistik dalam rangkaian kegiatan bulan ramadan di BPSDMD, Semarang, Jumat-Sabtu (6-7/3/2026). Dengan mengusung tema “Akselerasi Dakwah Digital Muhammadiyah: Dari Penulisan AI Hingga Videografi Mobile” itu lebih dari 100 jurnalis baru dimunculkan oleh Persyarikatan yang identik dengan gerakan pembaharuan ini.

Ketua MPI PWM Jawa Tengah Rustam Aji menjelaskan, dakwah melalui tulisan tidak kalah pentingnya dengan dakwah kultural, apalagi era digitalisasi menuntut semua kalangan terutama Gen Z mempunyai hak menjadi obyek dakwah melalui dakwah digital.

“Media punya peran penting dalam penyampaian informasi, tidak kalah penting dengan peran dai yang menyampaikan pesan kebenaran, dakwah dan menganjurkan agar menjauhi larangan. Pesantren Jurnalistik yang diikuti total 110 peserta dari MPI kabupaten/kota Se Jawa Tengah dan kader-kader muda pegiat literasi ini diharapkan bisa menggerakkan arus informasi Persyarikatan, dan tekad kami bisa mencetak jurnalis Muhammadiyah baru dari kader ini, dan Alhamdulillah bisa terealisasi lewat Pesantren Jurnalistik Tahun 2026 ini,” jelasnya melalui siaran pers.

Sementara Wakil Ketua PWM Jawa Tengah yang juga Pembina MPI Ustadz Wahyudi menyampaikan, pers atau media punya peran penting dalam penyampaian pesan dakwah dan menangkal berita hoaks. Berita bohong atau hoaks tidak hanya terjadi di era sekarang, namun di zaman Rosulallah SAW pun berita hoaks itu seringkali terjadi. Ada beberapa kisah yang menyebutkan di zaman nabi hoaks itu pernah terjadi, seperti istri nabi yaitu Siti Aisyah pada saat itu dikabarkan selingkuh dengan seseorang yang sebenarnya berniat menolong saat Siti Aisyah yang hilang keberadaanya saat ditandu para sahabat nabi pada saat peperangan.

“Namun setelah dilakukan klarifikasi perselingkuhan itu tidak ada, dan kabar itu diluruskan kembali. Dari itu bahaya hoaks itu memang benar-benar sudah ada sejak zaman nabi,” Tutupnya

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum