URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Semarang menggelar operasi penertiban balapan liar di Jalan Lingkar Ambarawa pada Rabu sore, 5 Maret 2025, dengan menyasar sekelompok remaja yang sering menggunakan jalur tersebut untuk balapan menjelang berbuka puasa. Operasi ini dipimpin oleh Kasatlantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani dan melibatkan Sub Denpom Ambarawa, Provost Kavaleri, serta Babinsa Koramil Ambarawa.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ngabuburit Malah Balap Liar, 118 Motor Diamankan Petugas di Jalan Lingkar Ambarawa

Ngabuburit Malah Balap Liar, 118 Motor Diamankan Petugas di Jalan Lingkar Ambarawa

Ngabuburit Malah Balap Liar, 118 Motor Diamankan Petugas di Jalan Lingkar Ambarawa

Sekelompok remaja yang terjaring dalam operasi balap liar di JLA diberi sanksi menuntun sepeda motornya menuju Kantor Unit Lalu Lintas Polsek Ambarawa, Rabu (5/3/2025) sore. Foto: win
Sekelompok remaja yang terjaring dalam operasi balap liar di JLA diberi sanksi menuntun sepeda motornya menuju Kantor Unit Lalu Lintas Polsek Ambarawa, Rabu (5/3/2025) sore. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Polres Semarang kembali melakukan operasi penertiban terhadap balapan liar. Kali ini kegiatan tersebut digelar di Jalan Lingkar Ambarawa, Rabu (5/3/2025) sore. Sasarannya sekelompok remaja yang sering menggunakan jalur tersebut untuk balapan liar menjelang waktu berbuka puasa.

Kasatlantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani menyampaikan, giat kali ini melibatkan berbagai pihak, seperti jajaran Sub Denpom Ambarawa, Provost Kavaleri, serta Babinsa Koramil Ambarawa.

“Sebanyak 118 kendaraan beserta pemiliknya berhasil kami amankan,” ujarnya.

Para remaja yang terjaring kemudian digiring untuk mendorong kendaraannya ke kantor Unit Lalu Lintas Polsek Ambarawa. Seluruh kendaraan yang diamankan akan dikenakan sanksi tilang dan harus mengikuti sidang pada bulan April 2025.

“Sebanyak 118 lembar tilang kami berikan, dan para pelanggar akan mengikuti sidang di bulan April. Ini semua berkat sinergitas yang baik antara Polri dan TNI,” sambungnya.

Sementara Wakapolres Semarang Kompol Erwin Siregar menegaskan bahwa kendaraan yang sudah menjalani sidang tetap harus memenuhi kelengkapan administrasi dan teknis.

“Kendaraan yang melanggar ketentuan, seperti memiliki knalpot brong, wajib mengganti dengan knalpot standar atau melengkapi kelengkapan lainnya,” urainya.

Pihaknya mengimbau kepada para remaja yang menunggu waktu berbuka untuk melakukan aktivitas yang lebih positif, agar tidak mengganggu keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. (win)

BACA JUGA :

Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan