URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Calon Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, berencana mengembangkan sektor pariwisata Kabupaten Semarang melalui serangkaian kegiatan di Kecamatan Bandungan, salah satunya dengan mengadakan Festival Bunga Bandungan untuk meningkatkan daya tarik wisata dan mendukung ekonomi masyarakat setempat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ngesti Nugraha Siapkan Festival Bunga Bandungan Sebagai Event Pariwisata Andalan Kabupaten Semarang

Ngesti Nugraha Siapkan Festival Bunga Bandungan Sebagai Event Pariwisata Andalan Kabupaten Semarang

Ngesti Nugraha Siapkan Festival Bunga Bandungan Sebagai Event Pariwisata Andalan Kabupaten Semarang

Cabup-Cawabup Semarang Ngesti Nugraha-Nur Arifah saat menghadiri Konsolidasi Tim Pemenangan di Jetis, Kecamatan Bandungan, Jumat (08/11/2024) malam. Foto: IST

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Calon Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, berencana mengembangkan sektor pariwisata Kabupaten Semarang melalui berbagai kegiatan yang akan digelar di Kecamatan Bandungan. Salah satu kegiatan unggulan yang direncanakan adalah Festival Bunga Bandungan, yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata serta mendukung ekonomi masyarakat setempat.

Dalam acara Konsolidasi Tim Pemenangan di Jetis, Kecamatan Bandungan, Jumat (08/11/2024) malam, Ngesti mengumumkan rencananya untuk menyelenggarakan setidaknya enam event pariwisata dalam setahun. Berbagai acara tersebut bertujuan untuk menambah daya tarik Bandungan sebagai destinasi wisata, sekaligus mendukung pengembangan seni budaya, UMKM, dan kegiatan keagamaan.

Ngesti menjelaskan bahwa pengembangan Bandungan sudah terlihat dengan penataan Candi Gedongsongo yang kini semakin menarik setelah renovasi senilai Rp20 miliar dari Kementerian PUPR. Kawasan bekas pasar Bandungan yang dulu semrawut kini telah diubah menjadi taman cantik dan ikon baru Bandungan.

“Kawasan eks pasar kini jadi tempat nyaman yang setiap malam Minggu ramai dikunjungi wisatawan,” kata Ngesti.

Ke depan, ia berencana mengadakan Festival Bunga Bandungan serta festival pertanian dan hortikultura sebagai daya tarik wisata utama. Ngesti berharap, melalui berbagai event pariwisata ini, akan ada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.

“Seni budaya bangkit, UMKM berkembang, dan shalawatan juga tetap jalan di Bandungan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Ngesti juga mengulas capaian programnya selama menjabat, termasuk pengurangan kemiskinan, penanganan stunting, dan pencapaian Universal Health Coverage (UHC). Jika terpilih kembali bersama Hj Nur Arifah, ia berkomitmen untuk meningkatkan pencapaian ini di masa depan.

Sementara Cawabup Nur Arifah mengajak seluruh tim pemenangan untuk bekerja dengan penuh santun, berharap kemenangan pasangan ini menjadi berkah bagi masyarakat. (win)

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved