URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pakai Bronjong, Puluhan Ribu Paket Bantuan PPKM Darurat Mulai Disalurkan di Kabupaten Semarang

Pakai Bronjong, Puluhan Ribu Paket Bantuan PPKM Darurat Mulai Disalurkan di Kabupaten Semarang

Pakai Bronjong, Puluhan Ribu Paket Bantuan PPKM Darurat Mulai Disalurkan di Kabupaten Semarang

Featured Image
Personel Kodim 0714/Salatiga dan Polres Semarang saat hendak menyalurkan bantuan PPKM Darurat berupa paket sembako di halaman pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Senin (19/7/2021). (Foto/IST)

UNGARAN – Sebanyak 23ribu paket bantuan PPKM Darurat berupa sembako mulai disalurkan ke masyarakat penerima di Kabupaten Semarang. Pemberian bantuan itu ditandai dengan kegiatan Serbuan Bantuan Sosial Berjuang Bersama Melawan Covid-19 yang digelar di pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Senin (19/7/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan bantuan itu bersumber dari berbagai elemen untuk meringankan beban masyarakat terdampak PPKM Darurat.

“Rinciannya ada bantuan Presiden melalui Kemensos. Melalui pemda 3000 paket beras masing-masing 5 kg, TNI melalui Kodim 0714/Salatiga sebanyak 8000 paket, Polres Semarang 3 ton beras, kelurga besar TNI 3 ton, Ketua DPRD Jateng 50 ton, bantuan pribadi Ketua DPRD Jateng 3,5 ton beras, BPBD senilai Rp500 juta , PMI Kabupaten Semarang 50 juta,” ujar Ngesti.

Dikatakan orang nomor satu di Kabupaten Semarang itu pihaknya masih terus berusaha mengumpulkan bantuan untuk disalurkan kepada penerimanya.

“Sambil penyaluran berjalan, kami juga masih berusaha mencari bantuan lagi. Selain beras, gula, minyak goreng dan sebagainya alhamdulillah dapat tambahan dari pak Dandim sebanyak 700 karton mi instan. Kami juga sampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang ikut menyumbang APD, vitamin, hand sanitizer dan disinfektan,” urai Ngesti.

Mekanisme penyalurannya, lanjut Ngesti akan diberikan langsung kepada penerima sasaran agar lebih efektif.

“Kami berkoordinasi dengan TNI Polri untuk mengantar langsung ke rumah-rumah penerima bantuan. Seperti yang bisa dilihat ini, pakai sepeda motor yang ada bronjongnya. Hal ini untuk mencegah terjadinya kerumunan,” ungkapnya.

Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol (Inf) Loka Jaya Sembada menyampaikan bantuan yang disalurkan melalui pihaknya akan dikoordinasikan dengan Pemkab Semarang agar tepat sasaran.

“Kebetulan kami mengampu dua wilayah, Kabupaten Semarang dan Salatiga. Total bantuan Presiden yang disalurkan melalui kami ada 50 ton beras. Khusus di Kabupaten Semarang akan kami distribusikan sebanyak 40 ton atau 8.000 paket mengingat wilayahnya lebih luas. Selain itu masih kami tambah paket beras dan sembako sebanyak 3 ton serta 700 karton mi instan. Teknisnya, kami koordinasi dengan Pemkab dan Polres agar merata dan tidak tumpang tindih,” jelasnya.

Sementara Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo menuturkan penerapan PPKM Darurat di Kabupaten Semarang dinilai efektif.

“Kami lihat TNI Polri mamupun Pemkab Semarang sudah optimal dalam menerapkan PPKM Darurat. Potensi kerumunan sudah bisa dieliminir, warung makan sudah mematuhi. Demikian pula dengan penutupan dan penyekatan ruas tol bisa mengurangi mobilitas masyarakat,” jelas Kapolres. (win)

BACA JUGA :

Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Tes Religi
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Satreskrim Polres Semarang menetapkan seorang pria berinisial AJS (56), warga kelahiran Salatiga, sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap delapan santri di sebuah pondok pesantren...
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga melalui Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Ledok menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pencemaran sungai di RT 03 RW 11, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo,...
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang menggandeng sejumlah LPK, termasuk LPK Surya Intan Tengaran, untuk melatih 375 warga melalui program pelatihan dan penempatan kerja sektor garmen pada 2026. Peserta...
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Dua pelajar Kota Salatiga, Kiandra Isna Aisha Anindhita dari SD Negeri 06 Salatiga dan Gabriela Tirza Jeovana Utomo dari SMP Stella Matutina Salatiga, meraih nilai sempurna dalam Tes Kemampuan Akademik...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved