URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penjabat (PJ) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, berpamitan dengan masyarakat dalam acara di Hall Kaloka, Gedung Setda Kota Salatiga, pada Rabu (19/2/2025) sore. Dalam kesempatan ini, Yasip menyampaikan berbagai capaian dan persoalan yang masih dihadapi selama kepemimpinannya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pamit, Pj Wali Kota Yasip Khasani Berharap Salatiga Semakin Baik

Pamit, Pj Wali Kota Yasip Khasani Berharap Salatiga Semakin Baik

Pamit, Pj Wali Kota Yasip Khasani Berharap Salatiga Semakin Baik

Penjabat (PJ) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, berpamitan dengan masyarakat dalam acara di Hall Kaloka, Gedung Setda Kota Salatiga, pada Rabu (19/2/2025) sore. Dalam kesempatan ini, Yasip menyampaikan berbagai capaian dan persoalan yang masih dihadapi selama kepemimpinannya.
Foto Arief Rasika
Pj wali kota Salatiga Yasip Khasani saat mengelar Aftermoon Tea
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penjabat (PJ) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, berpamitan dengan sejumlah elemen masyarakat yang berlangsung di Hall Kaloka, Gedung Setda Kota Salatiga, pada Rabu (19/2/2025) sore. Dalam kesempatan tersebut, Yasip menyampaikan berbagai capaian selama masa kepemimpinannya serta beberapa persoalan yang belum terselesaikan.

Dalam diskusi tersebut, Yasip mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi akan mentransfer bantuan sebesar Rp 32 miliar untuk Kota Salatiga. Dari jumlah tersebut, Rp 5,4 miliar dialokasikan untuk pembangunan Taman Wisata Religi (TWR).

Terkait akses tol, Yasip menyampaikan bahwa exit tol di Kota Salatiga diperkirakan bisa dibuka tahun ini. Namun, ia mengingatkan bahwa Jalan Pattimura akan semakin padat (crowded) akibat dampak dari exit tol tersebut.

Beberapa proyek besar di Salatiga masih dalam tahap penyelesaian. Pasar Raya 2 hingga kini masih dalam proses dengan grup ikon Sanur Bali sebagai salah satu pihak yang terlibat. Sementara itu, PDAM tengah berinvestasi dalam jaringan baru dan menggantikan jaringan lama untuk meningkatkan pelayanan.

Pasar Jetis juga menjadi perhatian dalam diskusi ini. Yasip menyampaikan bahwa pihaknya siap bernegosiasi dengan keluarga investor lama dan calon investor baru untuk memastikan keberlanjutan proyek tersebut.

Namun, beberapa proyek besar masih mengalami kendala, di antaranya pembangunan Hotel Mercure yang belum bisa dilaksanakan. Selain itu, terdapat 12 aset yang sedang dalam proses penyewaan. Salah satu contoh adalah Gedung Pertemuan Daerah yang telah memiliki investor dengan rencana setoran ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai 25 kali lipat dari pendapatan tahun sebelumnya. Yasip menegaskan bahwa aset-aset daerah harus dapat bekerja untuk kepentingan masyarakat.

Selain itu, Yasip juga menyinggung upaya terkait penanganan kandang peternakan anjing di tengah kampung di wilayah Klaseman. Ia berjanji bahwa pemerintah akan segera melakukan upaya agar pemilik kandang merelokasi keberadaan kandang tersebut.

Sementara itu dua warga Klaseman Salatiga yang hadir mengadu dan curhat, mengenai keresahan dan kegelisahan terkait dengan keberadaan kandang anjing dikawasan Klaseman.
Menurut Budi dan Manan pihaknya merasa terganggu saat malam hari dimana puluhan anjing menggonggong secara bersamaan.

Warga Klasemen saat curhat dengan Yasip Khasani

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved