URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Musyawarah Daerah (Musda) I Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Jawa Tengah telah diselenggarakan pada tanggal 26 Oktober hingga 28 Oktober 2021. Salah satu agenda yang dibahas adalah terkait dana operasional desa yang dijanjikan oleh pemerintah pusat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PAPDESI Tagih Realisasi Dana Operasional Desa

PAPDESI Tagih Realisasi Dana Operasional Desa

PAPDESI Tagih Realisasi Dana Operasional Desa

featured-img

UNGARAN – Musyawarah Daerah (Musda) I Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Jawa Tengah telah diselenggarakan pada tanggal 26 Oktober hingga 28 Oktober 2021. Salah satu agenda yang dibahas adalah terkait dana operasional desa yang dijanjikan oleh pemerintah pusat.

Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PAPDESI Wargiyati mengatakan sampai saat ini dana operasional desa dengan besaran 5 persen dari Dana Desa (DD) belum terealisasi.

“Dari 2019 sampai sekarang belum juga cair. Maka kami akan perjuangkan agar regulasi yang mengatur dana operasional desa bisa segera diterbitkan,” kata Wargiyati dalam Musda I PAPDESI Jateng di Hotel Griya Persada Bandungan Kabupaten Semarang baru-baru ini.

Selain terkait dana operasional desa, hal lain yang menjadi perhatian PAPDESI adalah mengenai PP 11/ Tahun 2019 yang juga mengatur tentang gaji perangkat desa.

“Sesuai ketentuan PP tersebut, untuk menggaji perangkat desa itu hanya bisa diambilkan dari alokasi dana desa (ADD). Desa yang perangkatnya banyak, ADD-nya jelas nggak cukup. Sementara di sisi lain, PP tetap harus dilaksanakan.
Maka, kami akan perjuangkan DD bisa melekat pada APBDes biar desa tidak kesulitan keuangan,” ungkapnya yang juga Kepala Desa Ngrapah Banyubiru Kabupaten Semarang itu.

Terkait agenda Musda I DPD PAPDESI Jawa Tengah, Wargiyati mempunyai harapan organisasi perangkat desa di Jawa Tengah ini bisa semakin solid.

“Kalau organisasi PAPDESI ini solid, dalam memperjuangkan kebijakan bagi kemajuan desa suaranya akan didengar oleh pemerintah. Baik di tingkat kabupaten, provinsi bahkan juga Pemerintah Pusat,” imbuhnya.

Sementara Ketua Dewan Pembina PAPDESI Ganjar Pranowo yang hadir secara virtual dalam kegiatan itu memberikan pesan kepada para kepala desa (kades) se-Jawa Tengah.

“Saya titip betul, agar integritas dan kejujuran dijaga. Hati-hati dengan kolusi, korupsi dan nepotisme,” kata dia.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu juga mengungkapkan menjadi pemimpin bukanlah perkara mudah. Dalam perjalanannya pasti akan banyak tuntutan dari masyarakat.

“Harus ikhlas dan tabah. Kepala Desa ini merupakan ladang pengabdian, jangan sampai membuat kebijakan yang menyengsarakan masyarakat. Saya harap PAPDESI ini bisa jadi contoh yang baik bagi warganya,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved