URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kericuhan aksi damai di Salatiga berdampak pada penghasilan pengemudi ojek online, Selasa (2/9/2025). Ketua KGM Sulung Putranto menyebut orderan turun hingga 50 persen. Selain aksi ricuh, kebijakan libur tiga hari juga memengaruhi. Satlantas Polres Salatiga memastikan kondisi kota sudah aman dan aktivitas kembali normal.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pasca Kerusuhan, Orderan Ojol di Salatiga Turun Drastis

Pasca Kerusuhan, Orderan Ojol di Salatiga Turun Drastis

Pasca Kerusuhan, Orderan Ojol di Salatiga Turun Drastis

Kepala Keluarga Gojek Merah Salatiga. Sulung Putranto
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kericuhan yang terjadi dalam aksi damai di Kota Salatiga, para pengemudi ojek online merasakan dampak langsung. Kepala Keluarga Gojek Merah Putih (KGM) Salatiga, Sulung Putranto, menyebut orderan menurun drastis hingga separuh dari hari normal.

“Sangat berpengaruh ya, kami merasakan setelah banyak kejadian ini, itu orderan tentunya banyak menurun. Karena ya tentunya masyarakat ada kekhawatiran, terutama itu kami mengandalkan aplikasi, jadi order penumpang itu kan banyak sekali,” ujar Sulung.Selasa (2.9.2025)

Menurutnya, rata-rata mitra Gojek biasanya bisa mendapatkan 20 hingga 40 orderan per hari. Namun, pasca kericuhan, jumlah itu anjlok di bawah 10.

“Kurang lebihnya sekitar 50 persen lah, 50 persen dalam sehari,” katanya.

Selain aksi yang berujung ricuh, kebijakan Wali Kota Salatiga yang menetapkan libur tiga hari juga ikut memengaruhi jumlah pesanan. “Itu kalau libur ada sebagian layanan kami terpengaruh. Tapi mungkin dari satu sisi juga ada yang naik,” tambahnya.

Sulung berharap kondisi Salatiga segera kembali pulih. “Harapannya ya semoga, mudah-mudahan dengan keadaan ini cepat selesai, bisa kondusif, bisa aman. Terutama di Salatiga. Salatiga kan sudah terkenal kondusif, sudah terkenal Kota paling toleransi,” ujarnya.

Ia menyebutkan, jumlah mitra Gojek di Salatiga saat ini terbagi dua: sekitar 1.500 pengemudi GoRide dan 500 GoCar.

Sementara itu, Satlantas Polres Salatiga berupaya menenangkan warga dengan menggelar pertemuan bersama komunitas otomotif. Kasatlantas Polres Salatiga, AKP Darmin, menegaskan bahwa kondisi kota telah kembali normal.

“Pagi hari ini kami dengan komunitas otomotif yang ada di Kota Salatiga, pasca kejadian kemarin aksi unjuk rasa, kami dari Satlantas Polresta Salatiga mengajak rekan-rekan komunitas melaksanakan kegiatan ngobrol bareng santai. Tujuannya konsolidasi, intinya mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan komunitas yang mana telah berpartisipasi mengamankan Kota Salatiga. Hingga saat ini situasi terkendali, aman, dan kondusif,” kata Darmin

Ia juga memastikan aktivitas masyarakat tidak perlu terganggu. “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, bahwasanya situasi sampai saat ini Salatiga secara umum sudah aman dan kondusif. Jadi tidak usah ada kekhawatiran untuk beraktivitas ya. Kami menjamin saat ini arus lalu lintas sudah normal, lancar, tidak ada gangguan. Silakan beraktivitas seperti biasa,” ucapnya.

Menurutnya, barikade dan barrier yang sempat dipasang saat aksi di sekitar DPRD sudah dibersihkan. “Kemarin sore selesai aksi, di kantor DPRD kami sudah melaksanakan normalisasi arus lalu lintas. Saat ini sudah normal kembali,” pungkasnya.

Sulung Putranto saat diwawancara  Rasika

BACA JUGA :

Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS di Jawa Tengah mencapai 9,08 juta hingga Juni 2026, menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan jumlah pengguna terbesar ketiga secara nasional. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penerimaan pembayaran digital, sementara jumlah merchant QRIS mencapai 4,52 juta dan menjadi yang terbesar keempat secara nasional.
Pengguna QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta, Terbesar Ketiga Nasional
Bank Indonesia Jawa Tengah mewaspadai dampak kekeringan pada semester II 2026 terhadap produksi pangan dan stabilitas harga. Dalam Media Briefing di Pekalongan, Kamis (13/8/2026), BI mencatat Jawa Tengah mengalami deflasi 0,13 persen pada Juli dengan inflasi tahunan sekitar 2,6 persen, namun tetap mengantisipasi gejolak harga komoditas pangan.
BI Jateng Waspadai Dampak Kekeringan, Pengendalian Inflasi Diperkuat
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
Perekonomian Jawa Tengah tetap tumbuh pada triwulan II 2026 dengan dukungan konsumsi rumah tangga, investasi, industri pengolahan, dan perdagangan. Konsumsi tumbuh 4,31 persen, investasi 8,84 persen dengan realisasi Rp25,53 triliun, industri pengolahan 5,03 persen, dan perdagangan 7,52 persen. Sektor akomodasi dan makan-minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 12,80 persen seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh, Industri dan Perdagangan Jadi Penopang
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak ekonomi 2027. Sekretaris Disbudparekraf Jateng Endro Wicaksa menyebut fokus diarahkan pada penguatan SDM, pengembangan destinasi, dan infrastruktur, sementara BI mendorong investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat.
Melihat dari Dekat Resep Sukses Bali, Jawa Tengah Siapkan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi 2027
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved