RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pasca Lebaran, Seri II Java Series Downhill 2023 digelar di Salatiga, Bagaimana Keseruannya?

Pasca Lebaran, Seri II Java Series Downhill 2023 digelar di Salatiga, Bagaimana Keseruannya?

Pasca Lebaran, Seri II Java Series Downhill 2023 digelar di Salatiga, Bagaimana Keseruannya?

Peserta Ajang Java Series Downhill 2023 Trek Salib Putih Downhill Track Kota Salatiga saat beraksi

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Trek Salib Putih Downhill Track Kota Salatiga Jawa Tengah mampu mengundang para pembalap dari berbagai kota di Indonesia, bahkan dari Malaysia.

Ajang Java Series Downhill 2023 itu pun dirasa penuh tantangan karena trek basah akibat hujan di Salatiga. Para pembalap pun harus berjuang ekstra keras untuk menaklukan sirkuit sepanjang 1,4 kilometer.

Mochmad Yanuar Anugrah, Presiden CAF Indonesia mengatakan, Seri II Java Series Downhill 2023 ini sengaja dilaksanakan tepat setelah Lebaran. “Kita sekaligus melihat antusiasme peserta, yang ternyata mereka setelah capek-capek mudik, tetap semangat mengikuti seri ini,” ujarnya, Minggu (7/5/2023).

Yanuar mengungkapkan, karena kondisi trek yang basah, banyak peserta yang berjatuhan dan mengalami crash. “Riders atau pembalap memang harus berhati-hati dan siap, karena lintasan belum kering sehingga kemampuan mereka sangat diuji,” paparnya.

Sementara Race Director Java Series Downhill 2023 Purnomo menyampaikan ada 236 pembalap yang berpartisipasi dalam seri di Salib Putih Downhill Track. “Mereka berasal dari Padang, Jakarta, Malang, Yogya, bahkan ada yang dari Malaysia juga,” ujarnya.

Menurut Purnomo, selain menjadi ajang silaturahmi penggemar olahraga sepeda, seri ini juga bisa menjadi persiapan para pembalap untuk kompetisi selanjutnya. “Sirkuit Salib Putih Salatiga ini kalau digolongkan masuk kelas menengah, jadi pembalap atau atlet pemula hingga senior bisa menjajalnya. Karena lintasannya meski bervariasi tidak terlalu ekstrem,” paparnya.

BACA JUGA :

Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

              

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157