KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pasca Perang Sarung, Sejumlah Siswa Sungkem Orang Tua dan Guru, Ada Apa?

Pasca Perang Sarung, Sejumlah Siswa Sungkem Orang Tua dan Guru, Ada Apa?

Pasca Perang Sarung, Sejumlah Siswa Sungkem Orang Tua dan Guru, Ada Apa?

Di Hadapan Polisi, Pelaku Perang Sarung di Salatiga Sungkem kepada Orang Tua dan Guru

[@]Anak-anak pelaku perang sarung di Salatiga akhirnya sungkem kepada orang tuanya. Menurut Kasat Binmas, hal ini Untuk memberikan efek jera kepada pelaku perang sarung, agar tidak mengulangi perbuatannya lagi, polisi menghadirkan orang tua (ortu) dan guru dari siswa yang terlibat perang sarung.

Pelaku perang sarung selanjutnya diperintahkan sungkem dan minta maaf.

Kasat Binmas Polres Salatiga AKP Ririh Widiastuti dihadapan ortu, guru dan siswa yang terlibat perang sarung menyampaikan perbuatan mereka adalah salah.

Kemudian mereka yang rata-rata pelajar SMP dan SMA ini agar meminta maaf kepada orang tua terutama Ibu yang telah mengandung dengan susah payah.

“Kalian sungkem terutama kepada ibu yang telah melahirkan kalian dengan taruhan nyawa, tolong bila akan melangkah pikirkan terlebih dulu akibatnya, jangan terpengaruh oleh teman lainnya,” wejang AKP Ririh.

Ia juga menambahkan orang tua telah merawat, membiayai sampai saat ini tidak sedikit, orang tua berjuang untuk anak.

Polres Salatiga juga mengimbau kepada orang tua agar mengawasi anak anak setiap hari sekitar pukul 22.00 WIB sudah berada di rumah, berikan pembelajaran tentang keimanan sesuai agamanya.

“Anggaplah anak sebagai teman/sahabat sehingga dalam proses mencari jati dirinya tidak di jalan yang salah, sebagai generasi penerus tolong kalian patuhi hukum yang berlaku baik tertulis dan tidak tertulis (Norma) yang mengikat dan berlaku di masyarakat,” kata Ririh.

Kasat Reskrim AKP M. Arifin memberikan penekanan bahwa jadikan hal ini pelajaran yang berharga, jadikan ini yang pertama dan terakhir.

Jika di kemudian hari masih terjadi lagi maka akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Kontingen sambo Kota Salatiga meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada hari pertama Porprov Jawa Tengah 2026, Kamis (22/10). Medali emas dipersembahkan Michel Angelo, Nanda Bagus Yuniarta, dan Rendi Dwi Kuncoro. Sementara itu, Pradipa Bagaskara Pratama meraih perak dan Surya Adji Nugroho menyumbangkan perunggu.
Sambo Salatiga Borong Tiga Emas dalam Porprov Jateng
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren
[pekok2]