URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Naiknya harga beras beberapa hari lalu sempat mengejutkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Sebab stok beras di Jawa Tengah sampai sekarang cukup melimpah. Ganjar kemudian turun langsung untuk mengecek stok beras di gudang Bulog untuk memastikan stok beras melimpah dan dapat menekan harga di pasaran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pastikan Stok Beras Aman, Ganjar Cek Gudang Bulog Ngabeyan

Pastikan Stok Beras Aman, Ganjar Cek Gudang Bulog Ngabeyan

Pastikan Stok Beras Aman, Ganjar Cek Gudang Bulog Ngabeyan

featured-img

Sukoharjo – Naiknya harga beras beberapa hari lalu sempat mengejutkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Sebab stok beras di Jawa Tengah sampai sekarang cukup melimpah. Ganjar kemudian turun langsung untuk mengecek stok beras di gudang Bulog untuk memastikan stok beras melimpah dan dapat menekan harga di pasaran.

“Saya terkejut saja kemarin ketika melihat ada kenaikan harga beras karena beras kita sebenarnya sangat cukup. Maka ini kita cek di gudang Bulog dan ternyata betul banyak kok berasnya,” kata Ganjar usai mengecek stok beras di Gudang Bulog Ngabeyan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (8/9/2022).

Diketahui harga beras di sejumlah pasar di Jawa Tengah sempat naik pasca-kenaikan harga BBM. Harga beras medium yang semula seharga Rp 9.600 per kilogram sempat naik menjadi Rp 11.000 per kilogram. Sementara untuk beras premium dari harga Rp 11.000 per kilogram menjadi Rp 11.537 per kilogram. Namun per hari Kamis (8/9/2022) harga kedua jenis beras itu mulai turun.

“Tapi ada beberapa yang musti kita alert pada kondisi ini. Kalau memang di beberapa kabupaten/kota atau di beberapa pasar terjadi kenaikan, kita harus cepat untuk segera merespons. Dari bulog sudah siap,” jelas Ganjar.

Bulog telah menyiapkan sistem untuk melayani kebutuhan beras masyarakat. Tidak harus datang ke pasar tetapi di juga di tempat-tempat yang sudah terintegrasi dengan Bulog.

“Nah by system sudah ada Toko Pangan Kita yang di pasar, terus kemudian di pemukiman ada Rumah Pangan Kita. Itu sudah disiapkan. Tadi juga sudah disiapkan kantung-kantung beras per 5 kilogram. Itu dengan harga beras medium Rp8.300 per kilogram,” katanya.

Menurut Ganjar, harga beras medium dari Bulog itu cukup bagus. Belum lagi sudah ada kemasan 5 kiloan dengan kualitas beras yang bagus juga. Maka dari itu apabila harga beras di pasaran naik akibat dampak psikologis kenaikan BBM, masyarakat dapat membeli langsung ke Bulog.

“Bahkan jualannya sudah dengan online juga, ipanganan.com yang bisa diakses dengan cara online. Artinya jangan khawatir soal pangan tapi kita musti menyiapkan seluruh kekuatan untuk memantau agar kemudian inflasi bisa terkendali,” ungkap Ganjar.

Ganjar menambahkan harga beberapa komoditas pangan secara umum di Jawa Tengah masih ada yang tinggi. Misalnya harga ayam ras, harga telur, cabai, dan bawang merah. Beberapa komoditas itu harga di pasaran masih fluktuatif.

“Jadi mudah-mudahan fluktuasinya ini juga akan segera diperoleh hasil yang baik dengan stabilisasi. Ya mungkin di beberapa tempat akan kita cek mana yang sudah siap panen. Terus kemudian kita mulai hitung sekarang dengan transportasinya,” paparnya.

Kalkulasi itu penting dilakukan agar inflasi bisa ditekan. Beberapa komoditas memang menjadi perhatian karena harga masih tinggi. Maka dari itu Ganjar meminta kepada petugas di kabupaten/kota untuk terus memperbarui data harga komoditas secara realtime, khususnya terkait volatile food.

“Aplikasi SiHati kita selalu minta tolong teman-teman di kabupaten/kota untuk update terus sehingga nanti per minggu kita bisa tahu trend dari masing-masing komoditas terutama volatile food ini,” jelasnya.

Untuk diketahui, ketersediaan beras di wilayah Soloraya sejauh ini masih aman, yakni mencapai 17.209 ton. Ketersediaan beras di Bulog Surakarta masih mencukupi hingga awal tahun 2023. Jumlah itu masih ada kemungkinan penambahan stok melalui penyerapan musim panen ketiga sekitar bulan Oktober 2022 dengan estimasi 2000 ton. Sementara untuk gudang Bulog Ngabeyan sejauh ini masih tersedia 2000 ton beras. Beberapa cabang Bulog di Jawa Tengah juga masih memiliki cukup banyak stok beras.

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum