URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pasangan suami istri (pasutri) Agus Muhajir Tontowi dan Siti Fitroh, maju sebagai calon Kepala Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pasutri Maju Dalam Pilkades Reksosari, Sang Istri Mempunyai Visi Agar Warga Kembali Mendukung Suaminya

Pasutri Maju Dalam Pilkades Reksosari, Sang Istri Mempunyai Visi Agar Warga Kembali Mendukung Suaminya

Pasutri Maju Dalam Pilkades Reksosari, Sang Istri Mempunyai Visi Agar Warga Kembali Mendukung Suaminya

featured-img

Pasangan suami istri (pasutri) Agus Muhajir Tontowi dan Siti Fitroh, maju sebagai calon Kepala Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

Majunya pasangan suami istri itu karena sampai batas akhir pendaftaran calon kades, sang incumbent tidak ada yang “melawan”, praktis akhirnya pak kades mengajak istrinya untuk ikut mendaftar.

Kini usai resmi ditetapkan sebagai calon kades, sang istri mantab memberikan visi dan misi yang berisi dukungan untuk suaminya agar menjadi kepala desa kembali.

Saat diwawancarai media, calon kepala desa Reksosari Agus Muhajir Tontowi menjelaskan, Istrinya yang bernama Siti Fitroh merupakan lawannya dalam Pilkades Reksosari 30 Oktober 2022 mendatang.

“Visi istri saya adalah Makmum suami dan menjadi istri Sholihah. Salah satu misinya adalah menemani dan mendampingi suami dalam mencalonkan diri menjadi kepala Desa Reksosari yang bermartabat,” terang Tontowi kepada media.

Tontowi membeberkan sebenarnya istrinya tidak mau mencalonkan diri sebagai kepala desa. Namun harus dilakukan mengingat desa bisa menyelenggarakan Pilkades harus diikuti dua calon.

“Karena tidak ada calon lain yang mencalonkan diri. Ya sudah istri saya yang mencalonkan diri,” terang mantan anggota DPRD kabupaten Semarang ini.

Ia mengakui saat berbincang dengan istri terkait pencalonan sebagai kepala desa, justru merasa geli dan tertawa karena harus melawan istri sendiri dalam Pilkades.

Visi misi pasutri calon kades Reksosari

“Kadang-kadang saya juga geli. Tapi ya bagaimana lagi sudah aturannya. Kita mengikuti,” ucapnya.
Meskipun lawannya adalah istri sendiri Tontowi tetap melakukan persiapan. Namun persiapannya cukup santai dibandingkan periode saat ia menjabat.

Ia harus berjuang agar warganya tetap memilih. Calon kepala desa Reksosari yang juga petahana, Agus Muhajir Tontowi mengaku telah memaksimalkan tim suksesnya agar menarik masyarakat untuk tetap datang ke TPS.

Selain itu menurutnya pihak penyelenggara juga sudah bekerja cukup keras dalam mensosialisasikan adanya Pilkades di Desa Reksosari.

“Saya juga menyampaikan visi misi, begitu pun istri juga menyampaikan visi misi,” ungkapnya.

Sementara itu jumlah daftar pemilih tetap mencapai 4318 orang di enam dusun dengan 10 tempat pemungutan suara (TPS).

Tontowi menargetkan 60%-70% masyarakat Reksosari tetap menggunakan hak pilihnya.

Terpisah, Aris Setyawan Kepala Bidang Pemerintah Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) Kabupaten Semarang mengatakan sesuai aturan Pilkades diikuti minimal dua calon dan maksimal lima calon.

Disebutkan ada lima desa di Kabupaten Semarang yang calonnya adalah pasangan suami istri (pasutri).

Tontowi saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.
Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia