RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban WajibTaati Prokes

Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban WajibTaati Prokes

Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban WajibTaati Prokes

Sejumlah warga saat akan melakukan penyembelihan hewan kurban tahun 2020 lalu. (Foto: dok. humas dinas peternakan)

RASIKAFM – Agar penyebaran Covid 19 di Salatiga saat idul qurban nanti tidak terjasi kluster baru, Dinas Pangan dan Pertanian Salatiga menerbitkan surat edaran tata cara penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 2021 di masa PPKM darurat. Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan (prokes) penanganan covid 19 ketat.

Selain itu, juga dibentuk tim pemantau pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dan tim pemantau hewan kurban yang dijual di pasaran.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Salatiga, Nunuk Dartini kepada wartawan, Selasa (13/7) mengatakan, tata cara penyembelihan hewan kurban tidak ada perubahan. Bagi pelaksananya wajib menerapkan protokol kesehatan saat penyembelihan hewan kurban.

“Langkah ini untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi penularan covid 19. Kami minta pengurus takmir masjid dan pelaksana penyembelihan hewan kurban mematuhi protokol kesehatan mulai dari pemotongan hingga distribusi daging,” katanya.

Ditegaskan, semua wajib jaga jarak, wajib pakai masker dan yang terlibat di dalamnya harus dicek suhu oleh satgas covid setempat dan di lokasi harus tersedia handsanitazer.

Terkait pemantauan hewan kurban yang dijual di pasaran, tim pemantau sudah sudah melaksanakan tugasnya sejak awal bulan sampai hari H Idul Adha di tiap kecamatan.

Tim melakukan pemantauan hewan kurban di tempat-tempat penampungan hewan dan kontinyu melakukan pemeriksaan hewan kurban tersebut. Bila sehat direkomendasi untuk disembelih bila tidak sehat tidak direkomendasi untuk disembelih.

BACA JUGA :

Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran