KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban WajibTaati Prokes

Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban WajibTaati Prokes

Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban WajibTaati Prokes

Sejumlah warga saat akan melakukan penyembelihan hewan kurban tahun 2020 lalu. (Foto: dok. humas dinas peternakan)

RASIKAFM – Agar penyebaran Covid 19 di Salatiga saat idul qurban nanti tidak terjasi kluster baru, Dinas Pangan dan Pertanian Salatiga menerbitkan surat edaran tata cara penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 2021 di masa PPKM darurat. Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan (prokes) penanganan covid 19 ketat.

Selain itu, juga dibentuk tim pemantau pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dan tim pemantau hewan kurban yang dijual di pasaran.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Salatiga, Nunuk Dartini kepada wartawan, Selasa (13/7) mengatakan, tata cara penyembelihan hewan kurban tidak ada perubahan. Bagi pelaksananya wajib menerapkan protokol kesehatan saat penyembelihan hewan kurban.

“Langkah ini untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi penularan covid 19. Kami minta pengurus takmir masjid dan pelaksana penyembelihan hewan kurban mematuhi protokol kesehatan mulai dari pemotongan hingga distribusi daging,” katanya.

Ditegaskan, semua wajib jaga jarak, wajib pakai masker dan yang terlibat di dalamnya harus dicek suhu oleh satgas covid setempat dan di lokasi harus tersedia handsanitazer.

Terkait pemantauan hewan kurban yang dijual di pasaran, tim pemantau sudah sudah melaksanakan tugasnya sejak awal bulan sampai hari H Idul Adha di tiap kecamatan.

Tim melakukan pemantauan hewan kurban di tempat-tempat penampungan hewan dan kontinyu melakukan pemeriksaan hewan kurban tersebut. Bila sehat direkomendasi untuk disembelih bila tidak sehat tidak direkomendasi untuk disembelih.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]