KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang Masih Terkendala Sarana Air Bersih

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang Masih Terkendala Sarana Air Bersih

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang Masih Terkendala Sarana Air Bersih

Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Pemerintah Kabupaten Semarang terus mematangkan persiapan pembangunan program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat. Salah satu syarat utama yang kini tengah diupayakan penyelesaiannya adalah ketersediaan air bersih di lokasi pembangunan.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, proses survei dan verifikasi administrasi telah dilakukan bersama Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Secara administrasi informasi tidak ada masalah. Persiapan lahan juga sudah kami siapkan. Tinggal satu syarat lagi yang masih kami upayakan, yaitu terkait ketersediaan air bersih,” ujar Ngesti saat dikonfirmasi di Ungaran, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan, Pemkab Semarang saat ini masih berkoordinasi dengan tim terkait agar persoalan tersebut segera mendapatkan solusi sehingga pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan.

“Sesuai rencana, lokasinya berada di Desa Mulyorejo, Kecamatan Tengaran, dengan luas lahan 5,7 hektare,” ungkapnya.

Menurut Ngesti, Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang nantinya diprioritaskan bagi anak-anak dari wilayah Kabupaten Semarang. Sebab, program tersebut memang disiapkan dengan skema satu sekolah untuk setiap kabupaten atau kota.

“Kalau Sekolah Rakyat ini per kabupaten atau kota. Jadi nanti untuk anak-anak kita di Kabupaten Semarang,” jelasnya.

Terkait kemungkinan adanya daerah lain yang menumpang pembangunan di Kabupaten Semarang karena keterbatasan lahan, Ngesti menyebut hal itu bergantung pada kebijakan masing-masing daerah. Ia mencontohkan Kota Salatiga yang memiliki keterbatasan lahan, namun masih terdapat aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dapat dimanfaatkan.

“Yang utama bagi kami, Kabupaten Semarang lahannya sudah kami siapkan,” tegasnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
28 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Hujan Lebat
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
[pekok2]