URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pembobolan rumah terjadi di pemukiman Beringinrejo Barat, RT 12 RW 1, Kelurahan Beringin, Kecamatan Ngaliyan pada Rabu (27/10/2021) siang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pembobolan Rumah Di Ngaliyan, Barang-Barang Branded Raib

Pembobolan Rumah Di Ngaliyan, Barang-Barang Branded Raib

Pembobolan Rumah Di Ngaliyan, Barang-Barang Branded Raib

featured-img

Sehingga, lanjut dia, pelaku dengan leluasa membuka pintu utama kemudian masuk ke dalam rumah menguras barang berharga milik korban.

“Kerugiannya secara persisnya kurang tahu. Setahu informasi saya, ya itu televisi, Laptop, jam tangan dan tabung gas. Ketika pelaku meninggalkan rumah itu, kuncinya dikembalikan ke tempat semula, cuma beda posisi, tadinya di atas, tapi ini di bawah,” pungkasnya.

Dia menyebut, aksi pencurian ini juga terekam CCTV. Berdasarkan hasil rekaman, aksi pencurian ini terjadi sekitar pukul 15.00 dan terlihat pelaku sendirian mengendarai sepeda motor menggunakan helm dan memakai masker.

“Kebetulan di depan sana ada CCTV yang bagian masuk ke pemukiman. Dia keluar dia masuk kelihatan. Sehingga diketahui waktunya masuk bisa ketahuan. Dia keluar jam berapa, dia masuk jam berapa,” terangnya.

Dirinya menduga, pelaku telah mengetahui situasi rumah korban dan wilayah pemukiman tersebut. Bahkan, pelaku sebelumnya juga telah terlihat sampai keluar masuk ke pemukiman dengan mengendarai sepeda motor yang sama.

“Itu sebelum kejadian ini. Tetangga saya, juga sempat melihat orang yang sama naik ke atas (arab rumah korban), seperti yang saya lihat sebelumnya. Kalau memang itu benar, berarti pelakunya sudah mempelajari situasinya,” ucapnya.

Arif menambahkan, rumah tersebut dihuni pemiliknya baru sekitaran tiga sampai empat bulan. Hanya saja, rumah tersebut tidak dihuni setiap hari karena berlasan air PDAM tidak lancar.

“Alasannya satu air PDAM mati. Kemudian ada salah satu kerabatnya yang ke Jakarta dan dia menunggui neneknya di rumah mertuanya, di Perumahan sekitaran Ngaliyan. Kejadian ini seketika itu juga langsung dilaporkan ke Polsek Ngaliyan,” katanya.

Dari pantauan, terlihat juga rumah korban tertutup rapat dan tidak berpenghuni. Begitu juga, situasi wilayah tersebut sangat sepi dan bahkan jarak rumah satu dengan lainnya kisaran 20 meteran.

Terpisah, Kapolsek Ngaliyan, Kompol Umbar Wijaya menyampaikan belum mendapatkan pelaporan kejadian ini. Namun demikian, pihaknya akan menindaklanjuti jika korban melaporkan kejadian tersebut.

“Tentunya akan kita tindaklanjuti, dan kita akan lakukan penyelidikan,” imbuhnya.

Pages ( 2 of 2 ): « Sebelum1 2

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga