KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemdes Kesongo Kembangkan Irigasi Tenaga Surya untuk Petani

Pemdes Kesongo Kembangkan Irigasi Tenaga Surya untuk Petani

Pemdes Kesongo Kembangkan Irigasi Tenaga Surya untuk Petani

Petani di kawasan Kesongo, Tuntang, memanfaatkan PLTS yang terhubung dengan PATS untuk keperluan irigasi lahan persawahan. Foto: IST

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Desa (Pemdes) Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mengembangkan sistem irigasi berbasis tenaga surya untuk mengatasi kekeringan lahan pertanian saat musim kemarau.

Kepala Desa Kesongo, Supriyadi, mengatakan desa mereka sempat mengalami kesulitan air ketika debit Danau Rawa Pening menurun drastis. Akibatnya, dari total 45 hektare sawah, hanya sekitar 20 hektare yang bisa digarap maksimal.

Untuk menjawab persoalan itu, pihaknya memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang terhubung dengan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) agar suplai air ke sawah tetap terjaga meski musim kemarau.

“Alat PLTS yang dirakit dengan PATS ini sangat dibutuhkan di desa kami,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).

Saat ini, ada dua titik pengembangan PLTS di Desa Kesongo. Satu titik berada di kawasan Ngentaksari berkapasitas 1.500 watt hasil riset BRIDA Jateng, mampu mengairi 6–8 hektare sawah. Titik lainnya di Kesongo Lor memiliki kapasitas 20.000 watt dan dikembangkan Politeknik Negeri Semarang (Polines) melalui program Smart Farming Berbasis PLTS Terapung Rawa Pening.

“PLTS apung ini masih tahap uji coba, mampu bekerja empat jam dengan debit air besar. Pengecekan bersama tim Polines dijadwalkan pekan depan,” tambahnya.

Sebelum ada PLTS, petani mengandalkan pompa diesel yang membutuhkan biaya solar sekitar Rp2,3 juta per musim tanam. “Dengan PLTS, energi gratis dari matahari bisa dimanfaatkan sehingga biaya operasional turun ke nol,” ujarnya.

Ketua Kelompok Tani Marsudi Tani, Yuliyanto, mengaku sudah merasakan manfaat irigasi tenaga surya itu.

“Sekarang sawah saya seluas 1,5 hektare bisa terairi semua, panen bisa tembus delapan ton. Harapannya tenaga surya ini diperbanyak untuk petani lain,” katanya.

Dosen Polines, Yusuf Dewantoro Herlambang, menyebut sistem itu mampu memompa air hingga debit 16 meter kubik per detik dengan efisiensi pompa 40 persen, dan dapat mengairi lahan sampai 13,1 hektare.

“Dengan pompa PLTS, biaya solar yang biasanya jutaan rupiah bisa ditekan hingga nol,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Aisha Sofia Azzahra terpilih sebagai ketua pertama Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Salatiga dalam musyawarah di Gedung DPRD Salatiga, Senin (2/11/2026). Kepengurusan yang dibentuk bersama Masyarakat Vokasi Indonesia (MAVI) tersebut menyiapkan program Salatiga Saling Jaga untuk mencegah perundungan dan mengenalkan jalur pelaporan yang aman bagi siswa.
Aisha Pimpin Forum OSIS SMP Salatiga, Usung Program Pencegahan Perundungan
[pekok2]