URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Salatiga Melalui Dinas Pangan dan Pertanian memberikan bantuan 10 ekor sapi kepada Kelompok Tani (KT) terdampak wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemerintah Berikan 10 Sapi Bagi Kelompok Tani Terdampak PMK

Pemerintah Berikan 10 Sapi Bagi Kelompok Tani Terdampak PMK

Pemerintah Berikan 10 Sapi Bagi Kelompok Tani Terdampak PMK

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA
Pemerintah Kota Salatiga Melalui Dinas Pangan dan Pertanian memberikan bantuan 10 ekor sapi kepada Kelompok Tani (KT) terdampak wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Secara simbolis Penjabat Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi didampingi Henni Mulyani Kepala Dinas PAngan dan Pertanian di Kelompok Tani Sri Mulih Kradenan Tingkir Lor, belum lama ini.

Henni Mulyani menyampaikan dalam laporannya bahwa ada wilayah yang tidak terdampak PMK jug amendapatkan. “Tujuan dari pemberian bantuan sapi kali ini adalah guna meningkatkan populasi ternak melalui pemberian bibit sapi yang sebelumnya menurun populasinya karena wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Selain bantuan bantuan sapi juga diberikan bantuan penguatan pakan ternak pada kelompok tani yang wilayahnya terdampak PMK. Selain itu, wilayah yang tidak terkena PMK juga diberi bantuan ternak dan pakan ternak, hal ini untuk menjaga potensi pengembangan dan populasi ternak, kedepan daerah yang bebas akan bisa menjadi penopang ketersediaan ternak bagi yang terdampak,” Henni melaporkan.

“Setelah dilakukan validasi dan seleksi oleh tim Calon Penerima Bantuan Lokasi (CPCL), maka ditetapkan Data Penerima Bantuan SApi PFH dan Simmental engan SK Kepala Dinas. Untuk kali ini kelompok yang menerima bantuan hewan ternak adalah: Kelompok /tani Sri Mulih Kradenan Tingkir Lor sebanyak 2 ekor sapi, KElompok Tani Margo Utomo, Nobo Wetan seekor sapi, KT Budi Utomo Nobo Kulon, 3 ekor sapi, KT LAras Mulyo, Ngemplak DKumpulrejo dua ekor sapi, dan KT Rukun Santoso I Tetep Wates Kumpulrejo mendapat 3 ekor sapi. Secara simbolis penyerahan dilaksanakan di dua tempat yaitu di KT Sri Mulih Kradenan Tingkir Lor, dan di KT Rukun Santoso I Tetep Wates Kelurahan Kumpulrejo,” tambah Henni.

Penjabat wali Kota dalam sambutannya memberikan apresiasi kelompok tani Sri Mulih kompak. “Saya berkunjung ke kelompok tani Sri Mulih ini sudah kali ketiga. Dan saya menangkap sinyal kekompakan tersebut, sehingga memang layak untuk diberikan bantuan karena usaha dan semangatnya. Ke depan semoga bukan hanya sapi, tapi hewan ternak lain seperti kambing bisa diberikan kepada kelompok tani di Kota Salatiga,” ungkap Sinoeng.

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum