KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemerintah Berikan 10 Sapi Bagi Kelompok Tani Terdampak PMK

Pemerintah Berikan 10 Sapi Bagi Kelompok Tani Terdampak PMK

Pemerintah Berikan 10 Sapi Bagi Kelompok Tani Terdampak PMK

RASIKAFM.COM | SALATIGA
Pemerintah Kota Salatiga Melalui Dinas Pangan dan Pertanian memberikan bantuan 10 ekor sapi kepada Kelompok Tani (KT) terdampak wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Secara simbolis Penjabat Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi didampingi Henni Mulyani Kepala Dinas PAngan dan Pertanian di Kelompok Tani Sri Mulih Kradenan Tingkir Lor, belum lama ini.

Henni Mulyani menyampaikan dalam laporannya bahwa ada wilayah yang tidak terdampak PMK jug amendapatkan. “Tujuan dari pemberian bantuan sapi kali ini adalah guna meningkatkan populasi ternak melalui pemberian bibit sapi yang sebelumnya menurun populasinya karena wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Selain bantuan bantuan sapi juga diberikan bantuan penguatan pakan ternak pada kelompok tani yang wilayahnya terdampak PMK. Selain itu, wilayah yang tidak terkena PMK juga diberi bantuan ternak dan pakan ternak, hal ini untuk menjaga potensi pengembangan dan populasi ternak, kedepan daerah yang bebas akan bisa menjadi penopang ketersediaan ternak bagi yang terdampak,” Henni melaporkan.

“Setelah dilakukan validasi dan seleksi oleh tim Calon Penerima Bantuan Lokasi (CPCL), maka ditetapkan Data Penerima Bantuan SApi PFH dan Simmental engan SK Kepala Dinas. Untuk kali ini kelompok yang menerima bantuan hewan ternak adalah: Kelompok /tani Sri Mulih Kradenan Tingkir Lor sebanyak 2 ekor sapi, KElompok Tani Margo Utomo, Nobo Wetan seekor sapi, KT Budi Utomo Nobo Kulon, 3 ekor sapi, KT LAras Mulyo, Ngemplak DKumpulrejo dua ekor sapi, dan KT Rukun Santoso I Tetep Wates Kumpulrejo mendapat 3 ekor sapi. Secara simbolis penyerahan dilaksanakan di dua tempat yaitu di KT Sri Mulih Kradenan Tingkir Lor, dan di KT Rukun Santoso I Tetep Wates Kelurahan Kumpulrejo,” tambah Henni.

Penjabat wali Kota dalam sambutannya memberikan apresiasi kelompok tani Sri Mulih kompak. “Saya berkunjung ke kelompok tani Sri Mulih ini sudah kali ketiga. Dan saya menangkap sinyal kekompakan tersebut, sehingga memang layak untuk diberikan bantuan karena usaha dan semangatnya. Ke depan semoga bukan hanya sapi, tapi hewan ternak lain seperti kambing bisa diberikan kepada kelompok tani di Kota Salatiga,” ungkap Sinoeng.

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama