URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang akan mengupayakan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) tetap aman di masa ramadan tahun ini. Tak hanya itu, dari sisi harga juga turut dipantau agar tetap stabil dan terjangkau hingga lebaran nanti.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Bersama Satgas Pangan Pastikan Stok Kepokmas Aman di Masa Ramadan

Pemkab Semarang Bersama Satgas Pangan Pastikan Stok Kepokmas Aman di Masa Ramadan

Pemkab Semarang Bersama Satgas Pangan Pastikan Stok Kepokmas Aman di Masa Ramadan

featured-img

UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang akan mengupayakan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) tetap aman di masa ramadan tahun ini. Tak hanya itu, dari sisi harga juga turut dipantau agar tetap stabil dan terjangkau hingga lebaran nanti.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan pihaknya melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) telah menyiapkan beberapa strategi. Diantaranya bakal terus memantau dan memonitor kondisi pasokan dan harga kepokmas di pasar- pasar tradisional yang ada di Kabupaten Semarang.

“Terutama masalah minyak goreng yang harga dan pasokannya masih naik turun,” jelasnya.

Dijelaskan Ngesti, Pemkab Semarang sudah tiga kali melakukan operasi pasar dan sekarang sedang dipersiapkan lagi untuk pelaksanaan operasi pasar minyak goreng, walaupun jumlahnya belum dapat mencukupi semua kebutuhan.

“Harapannya baik minyak goreng maupun kepokmas yang lain tetap tersedia selama ramadan hingga menjelang Idul Fitri nanti dan jangan sampai terjadi kekurangan stok,” katanya.

Selain komoditas minyak goreng yang belum sepenuhnya stabil, sejumlah bahan pokok utama seperti beras dan sumber protein yang lain juga harus dipastikan ketersediaan dan kestabilan harganya.

“Sekali lagi, monitoring dan pengawasan akan dioptimalkan agar berbagai kepokmas tersebut ketersediaannya cukup dan harganya juga stabil dan yang penting juga tetap terjangkau oleh masyarakat,” timpalnya. (win)

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved