URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten Semarang terus meningkatkan ketahanan pangan dengan mempertahankan lahan pertanian dan menaikkan produktivitas hasil panen. Bupati Ngesti Nugraha menjelaskan di Ungaran, Jumat (17/10/2025), bahwa langkah dilakukan melalui intensifikasi panen, penggunaan pupuk organik, rehabilitasi irigasi, serta penerapan teknologi pertanian modern.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Dorong Ketahanan Pangan Lewat Peningkatan Produktivitas dan Teknologi Pertanian

Pemkab Semarang Dorong Ketahanan Pangan Lewat Peningkatan Produktivitas dan Teknologi Pertanian

Pemkab Semarang Dorong Ketahanan Pangan Lewat Peningkatan Produktivitas dan Teknologi Pertanian

Panel-panel surya disusun di sekitar Danau Rawapening, Desa Kesongo, Tuntang untuk keperluan irigasi pertanian masyarakat setempat. Foto: IST
Panel-panel surya disusun di sekitar Danau Rawapening, Desa Kesongo, Tuntang untuk keperluan irigasi pertanian masyarakat setempat. Foto: IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang terus berupaya mewujudkan ketahanan pangan melalui berbagai langkah strategis, mulai dari mempertahankan luasan lahan pertanian hingga meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, pihaknya mendorong agar lahan yang semula hanya bisa panen sekali dalam setahun dapat menjadi dua kali, bahkan tiga kali. Selain itu, Pemkab juga berupaya mengurangi penggunaan pupuk kimia dengan beralih ke pupuk organik atau semi organik.

“Kami berusaha mempertahankan tanah yang masih bisa dijadikan lahan pertanian dan meningkatkan produktivitasnya. Yang semula panen sekali, bisa dua kali, yang dua kali bisa tiga kali,” ujar Ngesti di Ungaran, Jumat (17/10/2025).

Terkait ketersediaan air, Ngesti menjelaskan, Pemkab berupaya mempertahankan tanaman di daerah hulu serta mengembangkan tanaman buah seperti alpukat, durian, dan tegakan lain yang berfungsi sebagai resapan air. Pemerintah juga melakukan rehabilitasi saluran irigasi rusak secara bertahap sesuai kemampuan anggaran, baik yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah.

“Ada beberapa usulan yang kami ajukan ke Kementerian Pertanian dan Kementerian PUPR untuk perbaikan irigasi,” imbuhnya.

Selain itu, Pemkab Semarang berterima kasih kepada Polres Semarang yang menginisiasi kerja sama dengan kelompok tani dalam pengembangan benih jagung Serasi-38. Benih tersebut telah melalui uji coba tanam di masyarakat dengan harapan produktivitasnya meningkat.

“Semoga varietas jagung ini bisa dikembangkan lebih luas, dan ke depan ada varietas lain. Untuk padi, kami fokus meningkatkan produktivitas, termasuk melalui kerja sama dengan kelompok tani Al Barokah di Desa Ketapang, Kecamatan Susukan, dalam pengembangan pertanian padi organik,” tutur Ngesti.

Dalam hal penerapan teknologi pertanian, Pemkab Semarang juga telah menyalurkan berbagai alat pertanian modern seperti traktor, sprayer, dan rice mill. Selain itu, penggunaan sumber air tenaga surya kini sudah diterapkan di 16 titik sumur dalam.

“Ketika musim kemarau, sumur dalam dengan tenaga surya ini membantu kebutuhan air petani. Saat musim hujan, baterainya kami amankan,” jelasnya. (win)

BACA JUGA :

Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga