URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten Semarang mendorong percepatan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyiapkan 93 dapur umum sebagai sarana distribusi makanan bergizi bagi anak-anak sekolah, Selasa (26/8/2025). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut delapan dapur sudah beroperasi, sementara lainnya masih dalam pembangunan, termasuk tiga dapur bantuan Badan Gizi Nasional (BGN) yang ditempatkan di Kecamatan Bawen, Bergas, dan Ungaran Timur.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Percepat Program Makan Bergizi Gratis, Target 93 Dapur

Pemkab Semarang Percepat Program Makan Bergizi Gratis, Target 93 Dapur

Pemkab Semarang Percepat Program Makan Bergizi Gratis, Target 93 Dapur

Suasana dapur MBG yang ada di kompleks Perumahan Griya Sakinah, Kelurahan Bandarjo, Ungaran Barat. Foto: win
Suasana dapur MBG yang ada di kompleks Perumahan Griya Sakinah, Kelurahan Bandarjo, Ungaran Barat. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang terus mendorong percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu upaya meningkatkan kesehatan dan kualitas gizi anak-anak. Program nasional ini kini mulai diwujudkan di berbagai daerah dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Seiring dengan bergulirnya program tersebut, Pemkab Semarang bersama mitra terkait tengah menyiapkan sarana penunjang berupa dapur umum di sejumlah kecamatan. Keberadaan dapur ini menjadi kunci distribusi makanan secara merata kepada para penerima manfaat, khususnya anak-anak usia sekolah.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, mengungkapkan secara keseluruhan direncanakan ada 93 dapur yang akan dibangun.

“Kami sudah menerima surat edaran dari Mendagri untuk membentuk tim percepatan MBG. Tim ini sudah kami buat dan akan segera kami laporkan kepada Gubernur, Mendagri, serta Badan Gizi Nasional (BGN). Harapan kami, program ini bisa segera berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi anak-anak kita,” jelasnya, Selasa (26/8/2025).

Hingga saat ini, delapan dapur sudah beroperasi di beberapa kecamatan, sementara sejumlah dapur lainnya masih dalam tahap pembangunan. Ngesti berharap jumlah tersebut dapat terus bertambah signifikan hingga akhir September 2025.

“Kalau ada kendala, akan kami bahas bersama Forkopimda, termasuk dengan Pak Dandim 0714/Salatiga yang juga kami libatkan dalam koordinasi,” ujarnya.

Selain pembangunan oleh mitra, Kabupaten Semarang juga mendapat bantuan tiga dapur dari BGN yang ditempatkan di atas aset tanah milik pemda. Lokasinya berada di Kecamatan Bawen (Kelurahan Harjosari), Kecamatan Bergas (Kelurahan Wujil), dan Kecamatan Ungaran Timur (Kelurahan Gedanganak).

“Pemerintah daerah bertindak sebagai fasilitator pembangunan, sementara pengelolaan operasional dapur dilakukan langsung oleh BGN,” lanjutnya.

Ngesti menambahkan, hampir semua kecamatan sudah mulai berproses dalam pembangunan dapur, meskipun belum seluruhnya diresmikan.

“Harapan kita, tidak butuh waktu lama semua dapur bisa beroperasi. Namun, itu juga bergantung pada kesiapan mitra bersama BGN,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID
Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta