KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Rampungkan 642 Proyek Senilai Rp 228 Miliar

Pemkab Semarang Rampungkan 642 Proyek Senilai Rp 228 Miliar

Pemkab Semarang Rampungkan 642 Proyek Senilai Rp 228 Miliar

Bupati Semarang Ngesti Nugraha didampingi Wakil Bupati Nur Arifah memotong pita sebagai simbol peresmian Jembatan Macanan, Desa Tajuk, Getasan, Rabu (28/1/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menuntaskan 642 proyek pembangunan sepanjang tahun 2025 dengan total anggaran mencapai Rp 228.981.653.799. Sejumlah proyek strategis tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat pemotongan pita Jembatan Macanan, Dusun Macanan, Desa Tajuk, Getasan, Rabu (28/1/2026).

Dari ratusan proyek yang selesai, terdapat sembilan proyek utama yang diresmikan, di antaranya pembangunan jalan dan drainase kawasan kumuh Penawangan Kecamatan Pringapus senilai Rp 8 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), penggantian Jembatan Macanan Kecamatan Getasan dengan anggaran Rp 2,5 miliar dari bantuan keuangan Provinsi Jawa Tengah, serta pembangunan Ruang Terbuka Hijau Kecamatan Kaliwungu senilai Rp 3 miliar dari APBD.

Selain itu, Pemkab Semarang juga membangun TPS3R Dusun Senden Desa Batur Kecamatan Getasan senilai Rp 700 juta dari Bankeu Provinsi Jawa Tengah, konsolidasi pembangunan ruang kelas baru, pagar dan talud SMP Negeri 2 Bergas senilai Rp 1 miliar dari APBD, pembangunan gedung Inspektorat Daerah Kabupaten Semarang senilai Rp 8 miliar dari APBD, pembangunan Puskesmas Pembantu Kupang senilai Rp 782 juta dari DAK, serta rehabilitasi ruang gizi dan gedung CSSD masing-masing senilai Rp 1 miliar yang bersumber dari BLUD.

Ngesti mengatakan, salah satu proyek prioritas yang diresmikan adalah Jembatan Macanan, yang sebelumnya ambrol akibat banjir bandang pascakebakaran Gunung Merbabu pada 2024. Jembatan tersebut kini telah dibangun kembali dengan anggaran Rp 2,5 miliar.

“Selain jembatan, kami juga memperbaiki talud di Dusun Gedong Desa Tajuk yang terdampak longsor dengan anggaran Rp 645 juta. Pembangunan lainnya meliputi jalan, jalan usaha tani, jaringan irigasi, hingga fasilitas pelayanan publik untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ngesti.

Ia menambahkan, seluruh pembangunan tersebut bersumber dari berbagai pendanaan, mulai dari APBD Kabupaten Semarang, bantuan keuangan Provinsi Jawa Tengah, hingga dana pemerintah pusat melalui DAK. Bahkan, ruas jalan Butuh–Tengaran hingga depan Koramil Getasan mendapatkan alokasi Inpres Jalan Daerah senilai Rp 31 miliar.

“Ke depan, pembangunan akan dilakukan secara bertahap agar seluruh desa di Kabupaten Semarang dapat tersentuh pembangunan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro menjelaskan, APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2025 untuk belanja daerah mencapai Rp 2.786.690.103.854. Anggaran tersebut digunakan untuk belanja operasi sebesar Rp 2,08 triliun, belanja modal Rp 302 miliar, belanja tidak terduga Rp 10 miliar, serta belanja transfer Rp 391 miliar. Realisasi fisik kegiatan APBD tahun 2025 tercatat mencapai 95,56 persen, sedangkan realisasi keuangan mencapai 94,78 persen.

“Melalui peresmian ini, kami berharap masyarakat dapat mengetahui hasil pembangunan yang telah dilakukan dan memanfaatkannya secara optimal untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
[pekok2]