URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, Pemkot akan segera mengatasi jebolnya tanggul laut yang membuat Kawasan Pantai Marina terendam air laut. Dirinya menyebut ada 4 titik tanggul laut yang jebol.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Bakal Atensi Penanganan Tanggul Laut Kawasan Pantai Marina yang Jebol

Pemkot Bakal Atensi Penanganan Tanggul Laut Kawasan Pantai Marina yang Jebol

Pemkot Bakal Atensi Penanganan Tanggul Laut Kawasan Pantai Marina yang Jebol

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bakal mengatensi penanganan tanggul laut di Kawasan Pantai Marina yang jebol pada Kamis (29/12/2022) dini hari.

Hal itu disampaikan oleh Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meninjau jebolnya tanggul bersama Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, Dandim IV Diponegoro Letkol Honi Havana dan Sekda Kota Semarang, Iswar Aminudin.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Mbak Ita sapaan akrabnya mengatakan, Pemkot akan segera mengatasi jebolnya tanggul laut yang membuat Kawasan Pantai Marina terendam air laut. Dirinya menyebut ada 4 titik tanggul laut yang jebol.

Tanggul jebol di Marina itu berada di sisi timur atau tepatnya yang bersinggungan dengan Sungai Banjir Kanal Barat. “Tadi ada 4 titik tanggul yang jebol. Tadi malam ketinggian 185 centimeter dan sekarang sudah turun 120 centimeter.Tapi kan tidak bisa tahu kalau nanti malam ada ombak yang lebih tinggi lagi karena memang seminggu ini cuaca sangat ekstrim,” ujar Ita disela-sela tinjauan.

TNI-Polri pun sigap membangun tanggul sementara dengan menahan menggunakan karung pasir. Namun menurut Ita upaya tersebut tidak cukup karena air dikhawatikan terap merembes.

“Tadi saya sudah hubungi kepada manajemen Marina atau IPO untuk menambah begu. Ini kan sebetulnya kawasan swasta meskipun masih bagian dari Kota Semarang. Jadi agar lebih menguatkan yang jebol-jebol tadi karena ada rembesannya di bawah,” terangnya.

“Kalau tadi secara teknis, disampaikan ada tambahan dari yang lama ke yang baru. Batas ini yang jadi jebol. Jadi ini yang harusnya dicegah agar tidak bertambah lagi karena ombaknya masih kencang dan nanti malam tidak terjadi lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Semarang Barat Elly Asmara mengaku sebagian warga yang terdampak mengungsi di rumahnya masing-masing. Sejauh ini Elly mengonfirmasi ada 70 sampai 80 rumah namun 40 di antaranya kosong di Vila Marina tersebut.

“Warga sudah mengungsi di rumahnya sendiri. Sebagian sudah evakuasi mandiri dan kami evakuasi juga terutama anak-anal dan lansia,” bebernya.

“Kita juga sudah komunikasi dengan pemilik lahan karena ini kawasan swasta untuk melakukan tindakan. Lalu juga koordinasi dengan security terkait warga mana yang butuh bantuan,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved