URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Proyek Normalisasi Sungai Plumbon, yang didukung oleh World Bank, menjadi inisiatif Pemerintah Kota Semarang dalam mengatasi masalah banjir di kota Semarang. Rencana normalisasi ini berawal dari tinjauan Menteri PUPR terhadap bencana banjir di Kota Lumpia pada Januari 2023.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Gandeng World Bank dalam Proyek Normalisasi Sungai Plumbon

Pemkot Semarang Gandeng World Bank dalam Proyek Normalisasi Sungai Plumbon

Pemkot Semarang Gandeng World Bank dalam Proyek Normalisasi Sungai Plumbon

featured-img

Semarang – Proyek Normalisasi Sungai Plumbon, Pemerintah Kota Semarang, akan dibiayai melalui World Bank. Proyek tersebut dilakukan sebagai penanggulangan banjir di ibu kota Jawa Tengah.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, rencana normalisasi Sungai Plumbon berawal dari Menteri PUPR saat meninjau bencana banjir di Kota Lumpia pada 6 Januari 2023 lalu. Hasil dari kunjungan kerja itu, dinilai perlu melakukan normalisasi karena kondisinya tidak seimbang dengan Kali Beringin yang sudah dinormalisasi lebih dulu.

“Kali Beringin diameternya sudah 50 meter. Sedangkan Kali Plumbon masih kecil. Sehingga direncanakan ada normasasi Kali Plumbon dikerjakan mulai tahun 2023,” ungkapnya, Minggu (2/7/2023).

Ita sapaan akrab Hevearita G Rahayu memaparkan, anggaran normalisasi menggunakan bantuan dari World Bank. Sudah ada koordinasi dan komunikasi antara Kementerian PUPR, Pemerintah Kota Semarang, dan World Bank. Berbeda denggan anggaran APBN, pembangunan menggunakan bantuan World Bank ada sejumlah tahapan yang harus dilalui. “Ada tahapan-tahapan terkait masyarakat yang kena dampak,” ujarnya.

Tak hanya normalisasi Sungai Plumbon, lanjut Ita, revitalisasi rumah pompa Sungai Tenggang juga akan dibantu World Bank. Rencananya, kata Mbak Ita, akan ada penambahan pompa di Sungai Tenggang untuk penanggulangan banjir di wilayah timur Kota Semarang. Saat terjadi banjir, kapasitas pompa di Sungai Tenggang tidak sesuai sehingga diperlukan penambahan pompa.

“Sistemnya (bantuan dari World Bank) tidak tahu, itu Kementerian. Tahunya kami dapat bantuan dari World Bank,” jelasnya.

Sementara, dikatakan Mbak Ita, kewajiban Pemerintah Kota Semarang adalah melakukan pembebasan lahan untuk normalisasi Sungai Plumbon. Saat ini Pemkot Semarang sudah memprogramkan terkait pembebasan lahan warga terdampak proyek normalisasi tersebut.

BACA JUGA :

Komunitas relawan di kawasan lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Semarang, menggalakkan patroli Kejantara sebagai langkah antisipasi terhadap kebakaran hutan. Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) merupakan wilayah yang rentan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau. Relawan bekerja sama dengan TNGMb untuk mengaktifkan patroli Kejantara dan telah menyiapkan berbagai peralatan penanganan kebakaran, termasuk bak penampungan air hujan.
Merbabu Dijaga Ketat Saat Kemarau, Posko 24 Jam Disiapkan hingga Pompa Air Berdaya Jangkau 3 Kilometer
Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar Olimpiade Aksi dan Syiar Ekonomi Syariah (OASE) 2026 di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kota Semarang, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi transformasi Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) ini melibatkan pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi syariah yang inklusif melalui edukasi dan berbagai kompetisi.
BI Jateng Perluas Literasi Ekonomi Syariah Lewat OASE 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga