URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sumber daya pemuda menjadi aset penting dalam menciptakan perubahan, sebagaimana disampaikan oleh Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bagus Suryokusumo, dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran Pemuda sebagai Agen Perubahan” di aula Kantor Kelurahan Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada Senin, 12 November 2024.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemuda sebagai Agen Perubahan Didorong Berinovasi untuk Masa Depan

Pemuda sebagai Agen Perubahan Didorong Berinovasi untuk Masa Depan

Pemuda sebagai Agen Perubahan Didorong Berinovasi untuk Masa Depan

Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bagus Suryokusumo saat memaparkan materi dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran Pemuda sebagai Agen Perubahan” di aula Kantor Kelurahan Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Senin (12/11/2024) sore. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sumber daya pemuda menjadi aset penting dalam menciptakan perubahan di tengah masyarakat. Dengan potensi besar yang dimiliki, mereka mampu menjadi pilar utama dalam membangun masa depan bangsa. Peran pemuda sebagai agen perubahan ini perlu didukung dengan fasilitas dan wadah yang tepat untuk mengembangkan kemampuan mereka.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bagus Suryokusumo, dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran Pemuda sebagai Agen Perubahan” di aula Kantor Kelurahan Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada Senin (12/11/2024). Acara ini dihadiri oleh ratusan warga, terutama pemuda dan pengurus Karang Taruna Sidomulyo, serta turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Semarang dari Fraksi PDI Perjuangan, Hadi Wuryanto.

Menurut Bagus, pemuda memiliki energi dan semangat yang dapat menjadi pendorong perubahan sosial. “Dengan semangat dan keberanian, pemuda harus diarahkan untuk mendorong perubahan positif di masyarakat. Teknologi yang kini begitu mudah diakses pemuda juga harus dimanfaatkan untuk menciptakan inovasi yang bisa mempercepat pembangunan ekonomi dan sosial,” ujarnya.

Bagus menekankan pentingnya penguasaan teknologi bagi pemuda sebagai sarana untuk berkarya dan berinovasi. “Pemuda saat ini memiliki akses tak terbatas terhadap teknologi. Ini harus dioptimalkan agar mereka mampu menciptakan karya-karya bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Semarang ini.

Lebih lanjut, Bagus juga mengatakan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai jembatan antargenerasi, mempertemukan nilai-nilai tradisional dengan ide-ide modern demi mewujudkan keharmonisan dalam keberagaman budaya.

“Dalam FGD ini, kita menyerap aspirasi pemuda Sidomulyo untuk nanti diintegrasikan ke dalam kebijakan DPRD Jateng yang mencerminkan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Hadi Wuryanto menyoroti peran pemuda dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pemuda perlu memanfaatkan sarana yang ada di lingkungan mereka untuk berkontribusi positif.

“Manfaatkan teknologi digital sebaik mungkin untuk meningkatkan produktivitas. Karya-karya kalian akan menjadi prestasi yang membanggakan daerah. Kita ingin Sidomulyo benar-benar menjadi lingkungan yang maju, saling bersinergi antara masyarakat dan pemerintah untuk kebaikan bersama,” ungkapnya.

Dengan semangat kolaborasi ini, diharapkan pemuda Sidomulyo mampu menjadi agen perubahan yang berdaya dan berdampak positif bagi lingkungan mereka. (win)

BACA JUGA :

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved