KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemuda sebagai Agen Perubahan Didorong Berinovasi untuk Masa Depan

Pemuda sebagai Agen Perubahan Didorong Berinovasi untuk Masa Depan

Pemuda sebagai Agen Perubahan Didorong Berinovasi untuk Masa Depan

Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bagus Suryokusumo saat memaparkan materi dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran Pemuda sebagai Agen Perubahan” di aula Kantor Kelurahan Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Senin (12/11/2024) sore. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sumber daya pemuda menjadi aset penting dalam menciptakan perubahan di tengah masyarakat. Dengan potensi besar yang dimiliki, mereka mampu menjadi pilar utama dalam membangun masa depan bangsa. Peran pemuda sebagai agen perubahan ini perlu didukung dengan fasilitas dan wadah yang tepat untuk mengembangkan kemampuan mereka.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bagus Suryokusumo, dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran Pemuda sebagai Agen Perubahan” di aula Kantor Kelurahan Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada Senin (12/11/2024). Acara ini dihadiri oleh ratusan warga, terutama pemuda dan pengurus Karang Taruna Sidomulyo, serta turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Semarang dari Fraksi PDI Perjuangan, Hadi Wuryanto.

Menurut Bagus, pemuda memiliki energi dan semangat yang dapat menjadi pendorong perubahan sosial. “Dengan semangat dan keberanian, pemuda harus diarahkan untuk mendorong perubahan positif di masyarakat. Teknologi yang kini begitu mudah diakses pemuda juga harus dimanfaatkan untuk menciptakan inovasi yang bisa mempercepat pembangunan ekonomi dan sosial,” ujarnya.

Bagus menekankan pentingnya penguasaan teknologi bagi pemuda sebagai sarana untuk berkarya dan berinovasi. “Pemuda saat ini memiliki akses tak terbatas terhadap teknologi. Ini harus dioptimalkan agar mereka mampu menciptakan karya-karya bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Semarang ini.

Lebih lanjut, Bagus juga mengatakan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai jembatan antargenerasi, mempertemukan nilai-nilai tradisional dengan ide-ide modern demi mewujudkan keharmonisan dalam keberagaman budaya.

“Dalam FGD ini, kita menyerap aspirasi pemuda Sidomulyo untuk nanti diintegrasikan ke dalam kebijakan DPRD Jateng yang mencerminkan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Hadi Wuryanto menyoroti peran pemuda dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pemuda perlu memanfaatkan sarana yang ada di lingkungan mereka untuk berkontribusi positif.

“Manfaatkan teknologi digital sebaik mungkin untuk meningkatkan produktivitas. Karya-karya kalian akan menjadi prestasi yang membanggakan daerah. Kita ingin Sidomulyo benar-benar menjadi lingkungan yang maju, saling bersinergi antara masyarakat dan pemerintah untuk kebaikan bersama,” ungkapnya.

Dengan semangat kolaborasi ini, diharapkan pemuda Sidomulyo mampu menjadi agen perubahan yang berdaya dan berdampak positif bagi lingkungan mereka. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
[pekok2]